Faisal mengatakan bahwa informasi yang diterima menyebutkan bahwa mahalnya bawang merah disebabkan oleh kurangnya stok yang masuk ke Banjarmasin. Namun, apakah hal ini disebabkan oleh gagal panen atau faktor lain seperti curah hujan tinggi, Disperdagin masih belum bisa membuat kesimpulan yang pasti.
"Harga bawang merah mengalami kenaikan paling signifikan, sekitar Rp20 ribu setelah lebaran. Sedangkan harga bahan pokok lainnya naik sekitar seribu," ujarnya.
Selain itu, kenaikan harga ayam ras disebabkan oleh kenaikan harga jagung pipilan yang menjadi pakan ternak ayam. Namun, harga ayam masih belum mengalami kenaikan yang signifikan, tetap berada di bawah Rp32.500.
"Kenaikan harga bahan pokok ini merupakan fenomena nasional dan berkontribusi pada inflasi. Harga daging ayam naik karena kenaikan harga jagung pipilan (sebagai bahan pakan), sedangkan kenaikan harga bawang merah terkait dengan curah hujan yang tinggi. Sedangkan harga bawang putih disebabkan oleh rendahnya realisasi impor dan pelemahan nilai tukar rupiah," jelasnya.