Sampah masih tersisa di Jalan PM Noor, Banjarmasin.
Aliv berharap bahwa setiap tahunnya setidaknya satu unit pengangkut sampah ditambahkan, sehingga pada akhirnya dapat mencapai jumlah ideal armada pengangkut sampah yang dibutuhkan oleh Kota Banjarmasin.
"Idealnya, armada pengangkut sampah kami masih kurang, terutama di daerah yang padat penduduk seperti di HKSN, Cemara, dan Kelayan, di mana armada harus melakukan perjalanan bolak-balik untuk mengangkut sampah. Hal ini menyebabkan adanya sisa sampah yang tertinggal hingga siang hari," ujarnya.
Selain itu, bertambahnya jumlah penduduk Banjarmasin dan pengembangan perumahan rakyat juga menjadi penyumbang sampah baru.
Sementara itu, tempat pembuangan sampah (TPS) di lingkungan pengembang perumahan tidak difasilitasi. Akibatnya, warga penghuni perumahan membuang sampah di TPS yang ada di sekitar lokasi tersebut. Ini dapat diambil contoh dari kasus TPS di sekitar lokasi tersebut, di mana banyak perumahan berkembang.