Kadis Damkar Kota Banjarmasin, Budi Setiawan.
Budi menyebutkan, mayoritas kasus kebakaran di Kota Seribu Sungai disebabkan korsleting listrik. Akibat negatifnya pun makin fatal mengingat para penghuninya sedang tidak berada di tempat.
Korsleting arus listrik membakar bagian rumah yang terbuat dari kayu dan mudah terbakar.
Adapun penyebab lainnya seperti faktor kelalaian misalnya kompor, gas bocor atau pemicu kebakaran lainnya, itu jarang ditemui.
"Rata-rata pemicu kebakaran akibat korsleting listrik. Itu terjadi penghuni tidak ada di rumah, sehingga tidak ada yang menangani dan menjadi api yang besar kemudian Kebakaran akibat korsleting listrik itu terjadi karena tidak memakai kabel yang standar," ujarnya.