Presiden Jokowi dan Ganjar Pranowo satu pesawat Kepresidenan. (Dok/Istimewa)
Di sisi lain, Hermansyah meyakini Presiden Joko "Jokowi" Widodo tetap mendukung pencalonan Ganjar Pranowo dibandingkan rivalnya, Prabowo Subianto. Mengingat posisinya sebagai salah satu kader terbaik PDIP semenjak menjadi Wali Kota Solo, Gubernur DKI Jakarta, hingga Presiden RI 2 Periode.
Kaitannya dengan Prabowo Subianto, Hermansyah menilai wajar di mana posisinya antara seorang presiden dengan menteri pertahanan. Keduanya harus saling berkoordinasi dalam menjalankan tugasnya masing-masing.
Dalam hal ini, menurut Hermansyah, Jokowi menemui para tokoh lainnya untuk kepentingan negara, bahkan hingga Anies Baswedan.
"Jokowi dekat dengan Prabowo ya wajar kan dia menteri. Pak Jokowi juga sering bertemu dengan tokoh lainnya termasuk Anies," ucapnya.
Ditanya tentang PDI yang belum bisa memenangkan di Kalsel, berkaca pada Pemilu 2019 lalu. Herman meyakinkan, bahwa pihaknya telah mengevaluasi dan kekalahan itu sebenarnya keberhasilan yang tertunda. "Yang lalu kita perbaiki, dan pemilu 2024 PDI menang di Kalsel," tuturnya.