Hari Lingkungan Hidup, Berau Coal Tanam 3.403 Pohon di Area Reklamasi

Berau, IDN Times - PT Berau Coal memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan menggelar penanaman pohon serentak di seluruh area operasional sebagai bentuk komitmen menjaga kelestarian lingkungan di sekitar wilayah tambang.
Kegiatan yang dipusatkan di area OPD West Site Gurimbang tersebut menjadi bagian dari program revegetasi perusahaan dengan total 3.403 bibit pohon yang ditanam di lahan seluas 24,6 hektare. Jenis tanaman yang digunakan meliputi pohon kayu seperti sengon laut, waru, johar, kayu putih, dan kahoi, serta tanaman buah seperti nangka, mangga, sirsak, kelengkeng, dan durian.
Tahun ini, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia mengusung tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim: Beraksi untuk Iklim, Bertumbuh untuk Masa Depan”. Tema tersebut diimplementasikan perusahaan melalui aksi nyata rehabilitasi lahan pascatambang dan upaya menjaga keseimbangan antara aktivitas operasional dan keberlanjutan lingkungan.
1. Kegiatan tahunan yang bukan sekadar seremoni

Direktur Operasional dan HSE PT Berau Coal, Arief Widhartono, menegaskan bahwa kegiatan penanaman pohon tidak boleh dimaknai sebagai seremoni tahunan semata, melainkan sebagai tanggung jawab moral dan profesional seluruh insan pertambangan.
“Budaya menanam tidak hanya di lingkungan kerja, tetapi juga perlu dibawa ke lingkungan sekitar. Selain itu, pengelolaan sampah yang saat ini menjadi isu global harus menjadi kesadaran bersama sejak dari lingkungan terdekat. Dari dua hal tersebut, kita bisa memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Komitmen serupa juga ditegaskan melalui program rutin perusahaan, seperti Jumat Hijau yang dilaksanakan setiap bulan di seluruh site operasional. Selain itu, kegiatan penanaman kembali juga dilakukan setiap hari oleh Departemen Environment sebagai bagian dari upaya rehabilitasi berkelanjutan.
2. Penanaman serentak dilakukan lahan sudah ditimbun

Kepala Teknik Tambang PT Berau Coal, Feri Indrayana, mengatakan penanaman serentak dilakukan di lahan yang telah ditimbun dan diberikan lapisan tanah (soil) sebagai bagian dari proses reklamasi.
“Hari ini kita lakukan penanaman serentak di seluruh site operasi, di lahan yang sudah ditimbun dan di-soil. Ini sejalan dengan tema Hari Lingkungan Hidup, yakni mengubah narasi menjadi aksi nyata untuk iklim. Harapan kami, tanaman ini bisa memberi manfaat untuk sekarang dan masa depan,” katanya.
Sementara itu, Wakil Kepala Teknik Tambang Site Gurimbang PT Berau Coal, Dian Permana Putra, menekankan bahwa konsep tambang modern tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi juga pada keseimbangan antara ekonomi, lingkungan, dan sosial.
Ia menjelaskan, berbagai program lingkungan telah dijalankan perusahaan, mulai dari pengelolaan air tambang, pengendalian emisi, efisiensi energi, reklamasi lahan, perlindungan keanekaragaman hayati, hingga pengelolaan limbah sesuai ketentuan yang berlaku.
“Keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari capaian produksi, tetapi juga sejauh mana kita mampu menjaga kelestarian lingkungan dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.
3. Rangkaian Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Environment Superintendent PT Berau Coal, Bambang Haryanto, menambahkan bahwa penanaman serentak ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.
Selain penanaman pohon, perusahaan juga akan menggelar program Enviro Goes to Campus, bimbingan teknis lingkungan bersama Kementerian ESDM dan instansi terkait, serta berbagai lomba internal untuk meningkatkan kesadaran lingkungan karyawan dan mitra kerja.
“Rangkaian kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat budaya peduli lingkungan di seluruh lini perusahaan,” pungkasnya.


















