Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina di dampingi Kadinkes Kota Banjarmasin, Dr Tabiun Huda.
Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina menyampaikan, bahwa diakuinya target 14 persen penanganan kasus stunting cukup besar. Pasalnya Kota Banjarmasin baru mencapai 22 persen.
Meskipun itu, pihaknya terus berupaya dan tahun depan target penanganan stunting bisa terselesaikan.
"Untuk stunting ini target kita cukup tinggi karena dari angka 22 persen ke 14 persen itu cukup besar effort kita," ucapnya
Ibnu melanjutkan, pelbagai program penanganan stunting terus digencarkan seperti 14 lokus yang ada kota ini.
Kemudian upaya lainnya, program penanganan stunting untuk Apartur Sipil Negara (ASN) Peduli yang ikut berkontribusi melalui infak.
"Anggaran digunakan maksimal, ditambah gerakan ASN (aparatur sipil negara) seperti menyisihkan penghasilan dengan bersedekah untuk penanganan stunting," ujar Ibnu.