Banjarmasin, IDN Times - Suhu panas ekstrem di Banjarmasin Kalimantan Selatan (Kalsel) berdampak signifikan pada lingkungan dan kesehatan masyarakat. Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina mengimbau warga untuk mengurangi aktivitas di luar rumah jika tidak mendesak.
Di Kota "Seribu Sungai" dan sekitarnya, musim kemarau kali ini masih diselingi oleh hujan. Dalam pekan ini, hujan dengan intensitas rendah sudah terjadi tiga kali. Namun, suhu panas dan pengap tetap dirasakan oleh warga, baik siang maupun malam.
