Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Viral OTT KPK di Kalsel, Gubernur Sahbirin Belum Muncul ke Publik

Viral OTT KPK di Kalsel, Gubernur Sahbirin Belum Muncul ke Publik
Sejumlah uang diamankan KPK hasil OTT.
Share Article

Banjarmasin, IDN Times - Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah pejabat Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kalimantan Selatan (Kalsel) serta pihak swasta pada Senin (7/10/2024) dini hari lalu akhirnya memunculkan banyak spekulasi. 

Kabar OTT ini segera viral di media sosial, dengan berbagai unggahan yang membicarakan peristiwa tersebut. Namun, hingga kini, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atau yang akrab disapa Paman Birin belum muncul ke publik untuk memberikan keterangan terkait kejadian itu.

1. Pelantikan pejabat SKPD Kalsel dibatalkan tanpa kehadiran Gubernur

Prosesi pelantikan pejabat struktural di Pemprof Kalsel.
Prosesi pelantikan pejabat struktural di Pemprof Kalsel.

Keheningan Paman Birin memunculkan spekulasi di kalangan masyarakat, beberapa di antaranya menduga bahwa gubernur turut diperiksa oleh KPK. Dugaan ini semakin kuat karena beberapa pejabat dekat dan orang kepercayaannya telah dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan.

Bahkan, acara pelantikan pejabat eselon III di lingkungan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemprov Kalsel, yang dijadwalkan berlangsung di Kantor Gubernur di Banjarbaru pada Senin (7/10/2024), mendadak dibatalkan tanpa alasan jelas.

"Seharusnya ada pelantikan pejabat eselon III, tapi mendadak dibatalkan," ujar salah seorang pejabat yang enggan disebutkan namanya. Ketika ditanya soal keberadaan Gubernur Sahbirin Noor, ia juga mengaku tidak mengetahuinya.

2. Ketua DPRD Kalsel: Ini pembelajaran

Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Supian HK
Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Supian HK

Ketua DPRD Kalsel Supian HK menyatakan, OTT yang dilakukan KPK di Kalsel harus menjadi pelajaran penting bagi seluruh pejabat di pemerintahan provinsi. Ia menegaskan, peristiwa ini seharusnya menjadi titik akhir dan tidak boleh terulang lagi.

"Kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di pemerintahan provinsi, ini harus menjadi pembelajaran. Jangan sampai terulang lagi. Cukup sampai di sini saja benang merahnya, jangan ada yang lain," kata Supian seusai rapat paripurna DPRD Kalsel di Banjarmasin, Senin (7/10/2024).

Supian mengaku prihatin dengan kejadian tersebut dan berharap agar penyelidikan tidak meluas ke OPD lain. Ia juga menyatakan dukungannya terhadap kinerja KPK dalam upaya memberantas korupsi.

3. KPK Mengamankan uang Rp10 miliar

Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron
Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron

Sempat diwartakan IDN Times, Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengonfirmasi bahwa dalam OTT tersebut, penyidik KPK berhasil mengamankan uang lebih dari Rp10 miliar. "Kami mengamankan lebih dari Rp10 miliar, dan saat ini masih dalam proses perhitungan," ujarnya, Senin (7/10/2024) malam.

Ghufron menjelaskan bahwa OTT di Kalsel berkaitan dengan suap dalam pengadaan barang dan jasa. Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan enam orang yang diduga terlibat dalam pemberian dan penerimaan suap.

"Pihak yang kami amankan terdiri dari sekitar enam orang, baik dari pihak pemberi maupun penerima," ujarnya.

Para tersangka diterbangkan secara bertahap ke Jakarta. "Kami mohon bersabar, karena para pihak tersebut kami bawa melalui penerbangan komersial, sehingga tidak bisa dalam satu jadwal. Nanti setelah semuanya terkumpul, kami akan menyampaikan kronologinya melalui konferensi pers," kata Ghufron.

Dengan operasi ini, KPK diharapkan dapat mengusut tuntas kasus suap tersebut dan memberikan efek jera kepada para pelaku korupsi di Kalimantan Selatan.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hamdani
Sri Gunawan Wibisono
Hamdani
EditorHamdani

Latest News Kalimantan Timur

See More

Jangan Nego sebelum Tahu Ini! 5 Cara Bisa Mengubah Hasil Kesepakatanmu

27 Jun 2026, 19:00 WIBNews