1 Korban Kecelakaan Helikopter di Kalbar Teridentifikasi WN Malaysia

Pontianak, IDN Times - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Barat (Kalbar), Irjen Pol Pipit Rismanto mengungkapkan bahwa satu dari delapan korban meninggal dunia dalam kecelakaan helikopter PK-CFX teridentifikasi sebagai warga negara asing asal Malaysia.
Pipit menyampaikan bahwa seluruh korban telah berhasil dievakuasi oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, dan Polri setelah helikopter tersebut sebelumnya dilaporkan hilang kontak.
“Dari total delapan korban, terdapat satu warga negara asing asal Malaysia, sementara satu lainnya merupakan warga Kalimantan Barat, dan sisanya berasal dari luar daerah,” ujar Pipit dalam keterangan resminya, Jumat (17/4/2026).
1. Helikopter lakukan penerbangan dari Helipad PT Citra Mahkota

Helikopter jenis Airbus H130T2 dengan nomor registrasi PK-CFX itu dilaporkan hilang kontak pada Kamis (16/4) pagi saat melakukan penerbangan dari helipad PT Citra Mahkota di Kecamatan Menukung, Kabupaten Melawi, menuju helipad PT Graha Agro Nusantara di Kabupaten Kubu Raya.
Setelah dilakukan pencarian intensif, tim gabungan akhirnya menemukan lokasi jatuhnya helikopter di wilayah Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, pada Kamis petang. Seluruh penumpang dan kru dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
2. Pastikan data korban dengan forensik

Menurut Pipit, proses evakuasi sempat terkendala medan yang sulit dijangkau dan kondisi geografis yang terjal, sehingga baru dapat dilakukan pada Jumat pagi.
“Evakuasi tidak bisa dilakukan pada malam hari karena keterbatasan akses dan kondisi medan. Tim harus berjalan kaki sekitar satu setengah jam untuk mencapai lokasi,” paparnya.
Saat ini, proses identifikasi korban masih terus dilakukan, termasuk memastikan data satu korban WNA secara lebih akurat melalui pemeriksaan forensik.
3. Belum diketahui penyebab kecelakaan helikopter

Pipit menegaskan bahwa penyebab kecelakaan belum dapat disimpulkan. Investigasi akan dilakukan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sebagai pihak yang berwenang.
“Kami belum bisa menyampaikan penyebab kecelakaan. Itu menjadi kewenangan KNKT yang akan melakukan investigasi lebih lanjut,” tukasnya.
Polda Kalbar juga memastikan akan membantu proses penanganan korban hingga pemulangan jenazah kepada keluarga, termasuk berkoordinasi dengan pihak terkait untuk korban warga negara asing.












![[BREAKING] Helikopter PK-CFX Rute Sintang-Pontianak Hilang Kontak di Sekadau](https://image.idntimes.com/post/20250828/pexels-sevenstormphotography-1479425_7d88ce15-d1df-4c80-b99a-bc7331fa4bf5.jpg)





