800 Penari Meriahkan Festival Erau Adat Kutai Pelas Benua

Tenggarong, IDN Times - Sebanyak 800 penari ikut memeriahkan pembukaan Festival Erau Adat Kutai Pelas Benua 2024 di Stadion Rondong Demang, Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, pada Sabtu (21/9/2024).
Antara melaporkan, ratusan penari dari berbagai usia menampilkan tarian adat khas Kutai dan tarian kolosal berjudul "Bhinneka Tunggal Suaka," yang disaksikan oleh ribuan warga dari seluruh Kalimantan Timur.
1. Festival dipimpin Sultan Kutai

Acara pembukaan festival ini dipimpin oleh Sultan Kutai, Sultan Aji Muhammad Arifin, dan dihadiri oleh Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah, serta Wakil Bupati Rendi Solihin.
Bupati Edi Damansyah menjelaskan bahwa Festival Erau Adat Kutai Pelas Benua 2024 mengusung tema "Memajukan Kebudayaan, Menggaungkan Peradaban Nusantara."
"Alhamdulillah, hari ini kita resmi membuka Festival Erau Adat Kutai Pelas Benua 2024. Terima kasih kepada Sultan Aji Muhammad Arifin yang telah membuka acara ini, serta kepada seluruh panitia dan masyarakat yang turut mempersiapkannya," kata Edi.
2. Pelestarian tradisi dan budaya Erau

Ia menekankan pentingnya pelestarian tradisi dan budaya melalui kegiatan seperti Erau. "Kegiatan ini merupakan pesta adat yang bertujuan menjaga tradisi, melestarikan adat istiadat di Tanah Kutai, serta memberikan hiburan kepada seluruh lapisan masyarakat."
3. Menghargai dan mencintai warisan budaya daerah

Edi berharap, melalui festival ini, masyarakat dapat lebih menghargai dan mencintai warisan budaya daerah.
Selama sepekan, dari 21 hingga 30 September 2024, berbagai kegiatan seni, budaya, dan olahraga tradisional akan digelar dalam rangkaian Festival Erau di Kabupaten Kutai Kartanegara.



















