Balikpapan, IDN Times - Seorang pelajar SMP di Balikpapan bernama Wahyudi Rahmad meninggal dunia setelah sebelumnya mengikuti ujian secara daring.
Usai selama 1 hari dirinya dirawat di rumah sakit, akhirnya pelajar berusia 14 tahun ini menghembuskan nafas terakhirnya. Wahyudi kemudian dimakamkan pada hari yang sama.
Awalnya ia mengalami kram pada tangan kanannya. Tak lama kemudian, separuh bagian tubuh sebelah kanannya mati rasa dan tak bisa digerakkan. Ia kemudian ambruk dan mengalami koma hingga akhirnya dirujuk ke RSUD Beriman Balikpapan. Sang Ayah, Pardi mengaku tak menyangka putranya yang sebelumnya terlihat sehat, tiba-tiba harus dirawat di rumah sakit dan berujung meninggal dunia.
"Karena selama ini saya hanya memonitor saja kalau dia sedang mengerjakan tugas. Biasa saya tanya apakah ada tugas. Kalau ada tugas saya biarkan dia mengerjakan sendiri," katanya. Selama ini saat putranya mengerjakan tugas ataupun mengikuti ujian, Pardi meninggalkan dia sendiri di ruang tamu atau ditemani sang kakak.
