Setiap orang tua tentu memiliki harapan agar anaknya tumbuh menjadi pribadi yang sukses dan berprestasi. Memiliki ekspektasi terhadap anak merupakan hal yang wajar. Namun, ekspektasi yang terlalu tinggi, terlebih jika disertai kebiasaan membandingkan anak dengan orang lain, justru dapat memberikan dampak negatif bagi perkembangan psikologis mereka.
Banyak orang tua yang tanpa sadar membandingkan anak dengan saudara, teman sebaya, atau anak lain yang dianggap lebih unggul. Padahal, setiap anak memiliki kemampuan, karakter, dan proses tumbuh kembang yang berbeda. Alih-alih memotivasi, kebiasaan ini justru dapat membuat anak merasa tidak dihargai.
Berikut beberapa dampak buruk yang dapat dialami anak ketika sering dibandingkan dengan orang lain.
