Samarinda, IDN Times - Tarik ulur penetapan anggaran pemilihan kepala daerah (Pilkada) Samarinda memasuki babak puncak. Besaran ongkos pilkada itu akan diputuskan malam ini, Selasa (3/9).
Sayangnya jumlah anggaran tersebut terus berkurang. Diawali dari Rp75 miliar namun setelah masuk Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) turun menjadi Rp73 miliar lalu menjadi Rp69 miliar lebih, dan yang terakhir angkanya kian menyusut menjadi Rp44 miliar.
"Kami enggak bisa jalan dengan anggaran segitu (Rp44 miliar)," ucap Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda, Firman Hidayat, usai rapat bersama sekretaris Kota Samarinda, Badan Perencanaan Daerah, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Selasa (3/9) di Balai Kota.