BBPJN Kaltim Pasang Jembatan Bailey untuk Gantikan Jembatan Sei Busui

Balikpapan, IDN Times - Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) sudah menyiapkan opsi sementara penanganan Jembatan Sei Busui di Ruas Jalan Batu Aji - Kuaro, Kabupaten Paser. Jembatan ini ambruk karena diseruduk truk pengangkut semen curah, Kamis (16/1/2025).
Berdasarkan keterangan BBPJN Kaltim, perbaikan total jembatan yang ambruk ini butuh waktu setengah tahun. Untuk itu, opsi-opsi sementara terus dimatangkan agar mobilitas warga tak terganggu.
Sejauh ini, opsi yang sudah dilakukan adalah mengalihkan arus lalu lintas dari Kaltim menuju Kalsel maupun sebaliknya melalui jalur alternatif sepanjang 5,6 kilometer melalui jalur hauling milik PT Kideco Jaya Agung. Selain itu, BBPJN Kaltim juga tengah menyiapkan instalasi jembatan bailey atau jembatan sementara.
1. Instalasi jembatan bailey butuh waktu tiga minggu

Kepala Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah 1 Provinsi Kaltim, Akmizal, mengatakan instalasi jembatan bailey menjadi opsi paling realitas sembari menunggu proses perbaikan jembatan, yang butuh waktu lebih lama.
Rencananya, BBPJN Kaltim akan memulai instalasi jembatan bailey sepanjang 30 meter dengan lebar 4 meter, pada pekan ini.
"Kami rencanakan dalam minggu ini sudah mulai instalasi dan selesai dalam waktu tiga pekan," kata Akmizal kepada IDN Times.
Rangkaian baja jembatan bailey ini akan didatangkan dari proyek IKN di Kecamatan Sepaku, Kabupaten PPU.
"Unit bailey sudah kami cek dan siap. Nanti petugas akan mengecek lokasi pemasangan jembatan bailey," kata Akmizal.
2. Tonase kendaraan yang melintas tetap dibatasi

Jika jembatan bailey sudah terpasang, Akmizal menegaskan arus lalu lintas lewat jembatan ini tetap akan dibuat satu arah bergantian. Begitu juga dengan tonase kendaraan, Akmizal memastikan akan ada pembatasan.
"Sebenarnya bailey ini bisa menahan beban hingga 40 ton, tapi untuk faktor keamanan kami batasi untuk 25-30 ton saja," jelas Akmizal.
Khusus kendaraan dengan tonase lebih berat, dari arah Kalsel kemungkinan akan dialihkan melalui jalur menuju Grogot.
Selain itu,akses sementara melalui jalur hauling milik PT Kideco Jaya Agung akan tetap digunakan untuk memecah arus lalu lintas, khususnya untuk tonase besar. Saat ini BBPJN Kaltim, juga melakukan peningkatan kondisi jalan menuju jalur hauling agar lebih aman dilintasi kendaraan.
"Ada jalan akses menuju jalur hauling yang akan ditingkatkan, panjangnya sekitar 800 meter," ungkap Akmizal.
3. Jembatan Sei Busui rubuh, negara merugi Rp25 miliar

Akmizal, mengatakan, setidaknya diperlukan anggaran Rp25 miliar untuk perbaikan Jembatan Sei Busui. Jumlah itu, kata Akmizal, termasuk untuk pekerjaan perbaikan akses jalan menuju jalur hauling, yang saat ini menjadi jalur alternatif.
"Selain perbaikan jembatan dan akses menuju jalur hauling sekitar 800 meter, ada juga biaya instalasi jembatan belly. Totalnya sekitar Rp25 miliar," beber Akmizal.
4. Biaya perbaikan jembatan dibebankan ke PT Karya Sejati Ready Mix

Akmizal menuturkan, biaya perbaikan jembatan, akan dibebankan kepada PT Karya Sejati Ready Mix, selaku pihak yang lalai dalam insiden ini.
"Karena insiden ini timbul akibat kelalaian mereka, maka kami klaim biayanya kepada PT Karya Sejati Ready Mix," ujar dia.
Namun, karena berstatus sebagai perusahan asing (PMA), PT Karya Sejati Ready Mix, masih akan membahas soal biaya perbaikan ini di level pimpinan.
"Kami minta dalam minggu ini sudah ada perkembangan soal tanggung jawab perbaikan jembatan," tegas Akmizal.
Soal skema anggaran perbaikan, ada beberapa opsi yang disampaikan. Yang pertama adalah perusahaan melakukan penggantian secara utuh biaya perbaikan. Untuk opsi kedua, Kementerian PU melalui BBPJN Kaltim, yang akan melakukan perbaikan dengan perhitungan yang sudah disampaikan.
"Nanti PT Karya Sejati Ready Mix akan membayar ke kas negara. Tapi saat kita masih mediasi, jadi belum ada kepastian," kata dia.
Sebagai solusi jangka pendek, BBPJN Kaltim juga mulai memperbaiki akses menuju jalur alternatif (jalan hauling), sehingga layak dilintasi kendaraan selain pembangunan jembatan sementara.



















