Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Belanja Negara Mulai Mengalir, Infrastruktur IKN Serap Rp810 Miliar
RS Nusantara. (Dok. Otorita IKN)

Nusantara, IDN Times - Realisasi belanja pemerintah pusat di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) pada Januari hingga Februari 2026 mencapai Rp1,69 triliun. Anggaran tersebut didominasi untuk pembangunan jalan dan jembatan, terutama jalan tol pendukung infrastruktur Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Kaltim, Tjahjo Purnomo, menyebut realisasi tersebut setara sekitar 8,92 persen dari total pagu anggaran 2026 sebesar Rp18,91 triliun.

“Belanja masih didominasi pembangunan infrastruktur, khususnya jalan tol untuk mendukung IKN,” ujarnya dilaporkan Antara di Samarinda, Senin (30/3/2026).

1. Pembangunan jalan tol Nusantara

PT Hutama Karya (Persero) menuntaskan konstruksi Jalan Tol IKN Seksi 3A Karangjoang–KKT Kariangau sepanjang 9,275 km (Dok. Hutama Karya)

Dari total tersebut, belanja modal untuk pembangunan jalan tol IKN mencapai Rp810 miliar atau 7,57 persen dari pagu infrastruktur IKN. Selain itu, anggaran juga dialokasikan untuk pembangunan kawasan yudikatif, legislatif, serta kompleks perkantoran di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara.

Tjahjo menambahkan, pagu belanja pemerintah pusat di Kaltim tahun ini sebesar Rp18,91 triliun, sedikit menurun dibandingkan 2025 yang mencapai Rp24,41 triliun.

Sementara itu, realisasi belanja pegawai tercatat Rp610 miliar atau 14,25 persen dari pagu, sedangkan belanja barang mencapai Rp250 miliar atau 6,69 persen. Untuk belanja bantuan sosial, hingga saat ini alokasi pagunya belum ditetapkan.

2. Besaran belanja daerah

Pembangunan Jembatan Pulau Balang di Ibukota Nusantara (IKN), Sabtu (28/3/2026). (IDN Times/Sri Wibisono)

Dari sisi fungsi, belanja pemerintah pada 2026 didominasi sektor pelayanan umum sebesar Rp3,4 triliun, diikuti sektor ekonomi sebesar Rp970 miliar yang meningkat signifikan hingga 1.367 persen secara tahunan.

Adapun penyaluran transfer ke daerah (TKD) hingga 28 Februari 2026 mencapai Rp3,35 triliun atau tumbuh 6,59 persen secara tahunan.

3. Penyesuaian kebijakan fiskal nasional dan kapasitas fiskal daerah

Jembatan perlintasan khusus satwa liar di wilayah Ibukota Nusantara (IKN), Sabtu (28/3/2026). (IDN Times/Sri Wibisono)

Kinerja positif tercatat pada dana alokasi umum (DAU) dan dana alokasi khusus (DAK) nonfisik. Namun, dana bagi hasil (DBH) mengalami penurunan hingga 74,67 persen akibat penyesuaian kebijakan fiskal nasional dan kapasitas fiskal daerah.

Secara keseluruhan, pagu belanja negara dalam APBN regional Kaltim 2026 mencapai Rp40,99 triliun, dengan realisasi hingga Februari sebesar Rp5,04 triliun atau 12,30 persen.

Editorial Team