Balikpapan, IDN Times - Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimtara) telah menyalurkan 10.800 ton beras hingga September 2026. Penyaluran tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi.
Kepala Perum Bulog Kanwil Kaltimtara Musazdin Said mengatakan intervensi pasokan dilakukan melalui berbagai saluran, mulai dari pasar rakyat SP2KP, ritel modern, kios pangan pemerintah, hingga gerakan pangan murah yang digelar bersama pemerintah daerah maupun secara mandiri.
"Intervensi dilakukan melalui pasar rakyat SP2KP, ritel modern, kios pangan pemerintah, hingga gerakan pangan murah yang digelar bersama pemerintah daerah maupun secara mandiri," kata Musazdin dilaporkan Antara di Balikpapan, Minggu (6/9/2026).
