Namanya manusia, tidak ada yang sempurna. Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan, begitu pula pasangan. Namun, apakah mencintai seseorang berarti harus terus memaklumi kesalahan yang sama, meski berulang kali menyakiti perasaan?
Tidak sedikit orang memilih bertahan dalam hubungan yang tidak sehat dengan alasan masih cinta, demi anak, atau menganggap kesetiaan harus dibuktikan dengan kesabaran. Padahal, mempertahankan hubungan bukan berarti harus mengorbankan kebahagiaan dan harga diri sendiri.
Penting untuk memahami bahwa tidak semua kekurangan pasangan harus diterima begitu saja. Ada perbedaan antara sifat bawaan yang menjadi bagian dari kepribadian dan perilaku buruk yang sebenarnya bisa diperbaiki.
Lantas, mengapa kamu tidak perlu terus-menerus memaklumi kesalahan pasangan? Berikut beberapa alasannya.