Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Desa di Kukar Meraih Peringkat Kelima dalam Lomba Wisata Nusantara
Penari menampilkan tarian kolosal Bhinneka Tunggal Suaka saat pembukaan Festival Erau Adat Kutai 2024 di Stadion Rondong Demang, Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Sabtu (21/9/2024). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/nym

Tenggarong, IDN Times - Desa Pela, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, berhasil meraih peringkat lima dalam ajang Lomba Desa Wisata Nusantara 2024. Penghargaan tersebut diserahkan pada malam Apresiasi Lomba Desa Wisata Nusantara 2024 yang digelar di Jakarta.

1. Apresiasi atas pengembangan potensi wisata lokal

Sejumlah penari membawakan tarian khas Dayak saat mengiringi bakal calon Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud dan bakal calon Wakil Gubernur Seno Aji memakai atribut saat mengikuti pendaftaran di KPU Provinsi Kaltim, di Samarinda, Kamis (29/8/2024). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kalimantan Timur Puguh Harjanto, di Samarinda, Senin (30/9/2024), menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas usaha luar biasa desa dalam mengembangkan potensi wisata lokal.

"Lomba Desa Wisata Nusantara memberikan penghargaan kepada desa-desa yang berhasil mengembangkan potensi wisata secara optimal, serta kepada individu yang berperan penting dalam membangun masyarakat," kata Puguh diberitakan Antara. 

2. Meningkatkan perekonomian lokal

Tiga peserta beradu cepat dalam penyisihan kelas piston 75 lomba balap perahu ketinting di Sungai Mahakam kawasan Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Sabtu (21/9/2024). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/YU

Menurutnya, pengembangan desa wisata tidak hanya bertujuan meningkatkan perekonomian lokal dan menciptakan lapangan kerja, tetapi juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan desa berkelanjutan.

“Desa wisata bukan sekadar destinasi wisata, melainkan sumber kehidupan bagi masyarakat desa. Penting bagi kita untuk memberdayakan potensi lokal agar setiap desa dapat berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional,” tambahnya.

Puguh menjelaskan, Lomba Desa Wisata Nusantara bertujuan mendorong pengembangan desa berbasis pariwisata, dengan memanfaatkan potensi lokal untuk meningkatkan ketahanan ekonomi dan mengurangi kesenjangan antarwilayah.

3. Bertujuan meningkatkan kualitas SDM dan infrastruktur

Sejumlah kapal tongkang bermuatan batu bara berlayar di perairan Sungai Mahakam, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Minggu (29/9/2024). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Selain itu, lomba ini juga bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan infrastruktur yang mendukung pelayanan dasar, sesuai dengan pilar-pilar Sustainable Development Goals (SDGs).

Dalam ajang tersebut, Kalimantan Timur berhasil membawa pulang tiga penghargaan, termasuk piagam penghargaan dan lencana yang diberikan kepada Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik. Desa Pela meraih Juara 5 dalam Kategori I Lomba Desa Wisata Nusantara, sementara Alimin Azarbaijan dari Desa Pela dinobatkan sebagai Juara 1 Pelopor Desa Wisata Inspiratif.

Editorial Team

Related Article