Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Detik-Detik Pemancing Diterkam Buaya di Kubu Raya, Korban Masih Dicari
ilustrasi buaya muara (unsplash.com/ David Clode)

Kubu Raya, IDN Times - Seorang warga Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, dilaporkan hilang setelah diduga diterkam seekor buaya muara saat memancing di sungai, Senin (22/6/2026) sore.

Korban diketahui bernama Sulyadi (41). Hingga Selasa (23/6/2026), tim gabungan masih melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.

Peristiwa nahas itu terjadi di perairan Dusun Karang Anyar, Desa Batu Ampar, Kecamatan Batu Ampar, sekitar pukul 17.00 WIB. Saat kejadian, korban sedang memancing seorang diri menggunakan sampan.

1. Kronologi korban diterkam buaya

Pencarian korban diterkam buaya masih dilakukan. (IDN Times/istimewa).

Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade mengatakan, berdasarkan keterangan saksi, korban terakhir kali terlihat berada di atas sampannya sebelum diserang buaya.

Sebelumnya, sekitar pukul 16.00 WIB, seorang warga bernama Abdul Wahab datang dari Desa Sungai Kerawang menuju Tanjung Bakau untuk mengantarkan minyak dan rokok kepada korban.

"Saat tiba di lokasi, korban masih terlihat berada di atas sampan. Jarak korban dengan saksi sekitar 20 meter. Di sekitar lokasi juga ada warga lain bernama Pitung yang menggunakan sampan berbeda," kata Ade.

2. Buaya besar tiba-tiba muncul

Pemancing di Batu Ampar diterkam buaya. (IDN Times/istimewa).

Namun sekitar satu jam kemudian, situasi berubah mencekam. Seekor buaya berukuran besar tiba-tiba muncul di antara sampan korban dan sampan milik Pitung.

"Buaya tersebut langsung menerkam korban dan menyeretnya ke dalam air. Kejadiannya berlangsung sangat cepat," ujarnya.

Melihat kejadian itu, Abdul Wahab dan Pitung berupaya melakukan pencarian di sekitar lokasi. Namun usaha tersebut tidak membuahkan hasil karena kondisi sungai yang cukup sulit serta hari yang mulai gelap.

Keduanya kemudian kembali ke Desa Sungai Kerawang untuk melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian dan meminta bantuan warga sekitar.

3. Korban masih dalam pencarian

Tim SAR Gabungan cari warga yang hilang diterkam buaya. (IDN Times/istimewa).

Mendapat laporan itu, personel Polsek Batu Ampar bersama Satpolairud dan warga langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pencarian.

"Hingga saat ini korban masih belum ditemukan. Kami bersama tim gabungan terus melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian," kata Ade.

Polisi mengimbau masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan Batu Ampar untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemunculan buaya, terutama saat memancing atau beraktivitas seorang diri di sungai pada sore hingga malam hari.

Wilayah perairan Batu Ampar sendiri dikenal sebagai habitat buaya muara. Karena itu, masyarakat diminta selalu mengutamakan keselamatan dan menghindari aktivitas di lokasi yang rawan kemunculan satwa liar tersebut.

Editorial Team

Related Article