Samarinda, IDN Times - Perhelatan Pilkada Samarinda dalam hitungan jam. Tepat Kamis, 9 Desember sebagian warga di ibu kota Kaltim ini bakal memilih pemimpinnya untuk lima tahun ke depan. Meski demikian kenduri demokrasi dalam bayang-bayang golongan putih (golput). Mereka yang tidak menggunakan hak pilihnya pun menjadi ancaman suksesi lima tahun sekali tersebut.
“Kami sudah tahu hal tersebut, makanya sosialisasi gencar kami lakukan,” terang Firman Hidayat, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda saat dikonfirmasi pada Selasa (9/12/2020) sore.
