11 Rumah Ludes Terbakar, Pemprov Kaltim Kirim Bantuan untuk Penyintas

Samarinda, IDN Times - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Sosial bergerak cepat menyalurkan bantuan kebutuhan dasar bagi warga terdampak kebakaran di Jalan Cipto Mangunkusumo, Gang Ikhlas RT 28, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Loa Janan Ilir, Samarinda.
Bantuan diserahkan langsung Kepala Dinas Sosial Kalimantan Timur, Andi Muhammad Ishak, mewakili Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud, didampingi Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Achmad Rasyidi, Rabu (1/7/2026).
Bantuan yang disalurkan meliputi 19 paket permakanan, paket sandang, perlengkapan pengungsian, serta paket kebutuhan khusus bagi kelompok rentan.
1. Bentuk kehadiran Pemprov Kaltim pada masyarakat
Andi Muhammad Ishak mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar para penyintas bencana.
"Ini merupakan bentuk kepedulian Pemprov Kaltim sekaligus tanggung jawab pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dasar penyintas yang terdampak bencana. Sesuai arahan Gubernur Rudy Mas'ud, kami langsung turun ke lapangan untuk membantu korban dengan jumlah terdampak sekitar 51 hingga 100 jiwa," ujarnya dalam akun IG Pemprov Kaltim.
2. Meringankan beban masyarakat korban kebakaran

Menurutnya, pemerintah harus hadir untuk meringankan beban masyarakat yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat bencana. Ia menilai para korban kebakaran merupakan kelompok rentan yang berpotensi jatuh ke dalam kemiskinan apabila tidak segera mendapat penanganan.
"Korban bencana termasuk kelompok rentan. Jika tidak mendapatkan perhatian dan penanganan yang memadai, mereka berisiko jatuh miskin. Karena itu pemerintah wajib hadir memberikan bantuan," tegasnya.
Bantuan secara simbolis diterima Lurah Simpang Tiga, M. Yulian Mustofa P, didampingi Ketua RT 28 Bukran serta perwakilan penyintas, khususnya dari kelompok rentan.
3. Kebakaran di Samarinda dan korbannya

Kebakaran yang terjadi pada 27 Juni 2026 tersebut menghanguskan 11 unit rumah dan satu bangsal tiga pintu.
Paket bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan pangan berupa beras, gula pasir, minyak goreng, makanan kaleng, dan mi instan. Selain itu, korban juga menerima paket sandang berisi sarung, selimut, handuk, seragam sekolah, sepatu, pakaian dalam, serta perlengkapan mandi.
Pemprov Kaltim juga menyalurkan perlengkapan pengungsian, seperti terpal, bantal, peralatan dapur, susu, popok bayi, pembalut, perlengkapan mandi anak, dan berbagai kebutuhan dasar lainnya untuk membantu para penyintas selama masa pemulihan.

















![[QUIZ] Seberapa Bersyukur Kamu? Kenali Tanda Kamu Masih Kurang Menghargai Hidup!](https://image.idntimes.com/post/20251029/pexels-enginakyurt-1458826_fbb0b965-dffe-4976-9808-c3bd441a8a9d.jpg)


