Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Euforia Piala Dunia 2026 Dongkrak Bisnis Kafe dan UMKM di Kaltim

Euforia Piala Dunia 2026 Dongkrak Bisnis Kafe dan UMKM di Kaltim
ilustrasi nobar Piala Dunia (pexels.com/Murat Ak)
Share Article

Samarinda, IDN Times - Penyelenggaraan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 melalui saluran siaran resmi membawa dampak positif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kalimantan Timur. Momen tersebut dinilai mampu meningkatkan omzet pelaku usaha, terutama sektor kuliner dan kedai kopi.

Pengamat ekonomi Universitas Mulawarman, Gusti Noorlitiaria Achmad, mengatakan kemudahan memperoleh izin keramaian insidental dari pemerintah yang didukung akses siaran resmi menjadi faktor penting dalam menggerakkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat.

"Perpaduan kemudahan izin penyelenggaraan dan akses siaran legal sangat produktif dalam menghidupkan kembali denyut ekonomi kerakyatan," kata Gusti diberitakan Antara di Samarinda, Senin (6/7/2026).

1. Euforia turnamen sepak bola bagi masyarakat Kaltim

ilustrasi pria belanja jersey
ilustrasi pria belanja jersey (pexels.com/JackF)

Menurut dia, euforia turnamen sepak bola terbesar di dunia itu mengubah pola belanja masyarakat. Anggaran hiburan yang sebelumnya digunakan untuk rekreasi di luar rumah kini lebih banyak dibelanjakan di kafe dan kedai kopi yang menggelar nobar.

Tak hanya pemilik usaha kuliner yang merasakan manfaatnya, meningkatnya jumlah pengunjung juga berdampak pada naiknya permintaan layanan pesan antar makanan. Kondisi tersebut ikut mendongkrak pendapatan pengemudi ojek daring selama penyelenggaraan Piala Dunia.

Gusti menilai keberhasilan pelaku usaha memanfaatkan momentum ini bergantung pada kemampuan mereka menghadirkan pengalaman yang mampu memenuhi kebutuhan pelanggan untuk berkumpul dan menikmati pertandingan bersama.

2 Lonjakan selama bulan Piala Dunia 2026 di tiga negara

ilustrasi nobar Piala Dunia
ilustrasi nobar Piala Dunia (pexels.com/Şemsi Belli)

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa lonjakan permintaan tersebut hanya bersifat sementara. Karena itu, pelaku usaha perlu menyiapkan strategi bisnis agar pendapatan tetap stabil setelah turnamen berakhir.

Salah satu strategi yang dapat diterapkan, lanjutnya, adalah mengoptimalkan fungsi kafe sebagai ruang kerja bersama (co-working space) bagi mahasiswa maupun pekerja lepas tanpa menerapkan batas minimum pembelian yang memberatkan pengunjung.

3. Testimoni pelaku usaha di Samarinda dalam menggelar nobar piala dunia

ilustrasi seorang pelanggan membayar kopi di konter kafe
ilustrasi seorang pelanggan membayar kopi di konter kafe (pexels.com/Proyek Saham RDNE)

Sementara itu, pemilik salah satu kafe di Samarinda, Deddy Unaryo, mengaku kepastian tayangan pertandingan dari pemegang hak siar resmi memberikan dampak positif terhadap peningkatan jumlah pelanggan di tengah daya beli masyarakat yang masih lesu.

Menurut Deddy, pihaknya memanfaatkan momentum Piala Dunia dengan memperbarui konsep interior kafe menggunakan dekorasi bertema sepak bola agar pengunjung merasakan atmosfer layaknya berada di stadion.

"Kami juga menghadirkan paket nobar dengan harga yang terjangkau serta menyesuaikan jadwal kerja karyawan karena sebagian pertandingan berlangsung pada pagi hari," ujarnya.

Share Article
Curated For You

Ribuan Peserta Rugi, Panitia Samarinda Half Marathon Jadi Tersangka

30 Jun 2026, 19:08 WIBNews
Topics
Editorial Team
Sri Gunawan Wibisono
EditorSri Gunawan Wibisono

Latest News Kalimantan Timur

See More