Ekspor Hasil Laut Kaltim Naik, Udang Windu Raup hingga Rp173 Miliar

Samarinda, IDN Times - Ekspor komoditas hasil laut asal Kalimantan Timur (Kaltim) ke Tiongkok dan Malaysia terus menunjukkan tren positif. Peningkatan tersebut didorong oleh optimalisasi penerbangan langsung dari Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Balikpapan, yang membuat distribusi produk perikanan semakin efisien.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kaltim, Irhan Hukmaidy, mengatakan jalur penerbangan langsung membuka peluang pasar internasional yang lebih luas sekaligus memangkas waktu pengiriman komoditas hasil laut.
"Jalur ekspor ini semakin efisien dan membuka peluang pasar internasional yang lebih luas bagi produk perikanan Kaltim," ujar Irhan dilaporkan Antara di Samarinda, Senin (6/7/2026).
1. Ekspor komoditas hasil laut melalui jalur udara

Saat ini, volume ekspor komoditas hasil laut Kaltim melalui jalur udara mencapai sekitar 56 ton per bulan. Udang windu menjadi komoditas unggulan dengan nilai ekspor mencapai Rp173 miliar.
Menurut Irhan, penerbangan langsung yang kini beroperasi dua kali dalam sepekan memberikan keuntungan bagi pelaku usaha karena mampu memangkas rantai distribusi. Skema penerbangan tersebut merupakan hasil kerja sama bisnis antara eksportir dan importir.
"Penerbangan langsung ini sangat efisien karena mampu menekan biaya logistik secara signifikan. Selain itu, waktu tempuh yang lebih singkat menjadi kunci menjaga kualitas, mutu, dan kesegaran hasil laut hingga tiba di negara tujuan," jelasnya.
2. Akses ekspor di Kaltim makin terbuka

Meski akses pasar ekspor semakin terbuka, Pemerintah Provinsi Kaltim tetap menerapkan pengawasan yang ketat. Izin ekspor hanya diberikan kepada perusahaan yang telah memiliki sertifikasi mutu dan memenuhi standar keamanan pangan internasional sesuai persyaratan negara tujuan.
"Beberapa komoditas sudah dapat diekspor secara langsung. Kami di DKP Kaltim terus berkomitmen melakukan pengawasan terhadap mutu dan keamanan pangan agar produk perikanan daerah selalu memenuhi standar global," kata Irhan.
3. Mendorong pertumbuhan ekspor di Kaltim

Pemprov Kaltim optimistis kemudahan akses logistik melalui penerbangan langsung akan mendorong pertumbuhan sektor perikanan. Selain meningkatkan volume ekspor dan memperluas pasar internasional, fasilitas tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan pendapatan nelayan serta pelaku usaha perikanan di Bumi Etam.




















