Samarinda, IDN Times - Penyelenggaraan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 melalui saluran siaran resmi membawa dampak positif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kalimantan Timur. Momen tersebut dinilai mampu meningkatkan omzet pelaku usaha, terutama sektor kuliner dan kedai kopi.
Pengamat ekonomi Universitas Mulawarman, Gusti Noorlitiaria Achmad, mengatakan kemudahan memperoleh izin keramaian insidental dari pemerintah yang didukung akses siaran resmi menjadi faktor penting dalam menggerakkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat.
"Perpaduan kemudahan izin penyelenggaraan dan akses siaran legal sangat produktif dalam menghidupkan kembali denyut ekonomi kerakyatan," kata Gusti diberitakan Antara di Samarinda, Senin (6/7/2026).
