Pada bursa pencalonan bakal calon wali kota di Pilwali 2020, nama Rahmad Mas'ud masih mendominasi. Selain diusung dari partai pemenang pemilu di Balikpapan, dengan keterwakilan 11 kursi dari 45 kursi DPRD Kota Balikpapan, nama Rahmad Mas'ud memiliki elektabilitas yang tinggi di masyarakat.
Selain figurnya sudah dikenal di masyarakat, Rahmad Masud yang masih menduduki sebagai Wakil Wali Kota Balikpapan memberikan keunggulan sebagai calon petahana. Kashariyanto menjelaskan dalam menentukan calon pendamping untuk Rahmad Mas'ud, Partai Golkar akan menjalankan mekanisme dalam proses pleno lanjutan yang dijadwalkan pada September mendatang.
Menurutnya, calon pendamping Rahmad Mas'ud harus memiliki elektabilitas di masyarakat dan memiliki kemampuan untuk menjalankan pemerintahan dengan baik serta paham tentang birokrasi.
“Pak Rahmad kan elektabilitas sudah bagus nah perlu pendamping yang di mata masyarakat bisa merangkul semua masyarakat terutama itu. Kedua ya harus mampu menjalankan pemerintahan dengan baik. Semua itu bisa dipelajari makanya dari unsur mana saja bisa,” tandasnya.