Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Jangan Remehkan Petai! Ini Manfaatnya untuk Jantung hingga Cegah Stroke

Buah petai.
ilustrasi petai (freepik.com/jcomp)

Siapa yang tak mengenal petai? Bahan makanan berwarna hijau dengan aroma khas ini sudah sangat akrab di lidah masyarakat Indonesia. Meski aromanya cukup menyengat, petai tetap menjadi favorit banyak orang dan kerap hadir dalam berbagai hidangan Nusantara.

Petai termasuk dalam kategori sayuran. Bentuknya yang khas serta baunya yang kuat membuatnya mudah dikenali. Di Indonesia, petai biasanya disajikan sebagai lalapan, campuran sayur, hingga pelengkap sambal.

Di balik aromanya yang kontroversial, petai ternyata menyimpan sejumlah manfaat bagi kesehatan. Berikut beberapa di antaranya:

1. Menjaga kesehatan jantung

Ilustrasi organ jantung dan ginjal.
ilustrasi organ jantung dan ginjal (IDN Times/NRF)

Jantung berperan penting dalam memompa darah ke seluruh tubuh, sehingga kesehatannya perlu dijaga. Salah satu cara menjaga kesehatan jantung adalah dengan mengonsumsi makanan bergizi.

Petai mengandung kalium, antioksidan, dan serat yang bermanfaat bagi kesehatan jantung. Kalium membantu menjaga tekanan darah tetap stabil, sementara antioksidan berperan melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan.

2. Memperlancar saluran pencernaan pada tubuh

ilustrasi masalah pencernaan
ilustrasi masalah pencernaan (unsplash.com/Getty Images)

Kandungan serat dalam petai juga baik untuk sistem pencernaan. Serat membantu melancarkan proses pencernaan dan mencegah sembelit.

Selain itu, makanan berserat tinggi seperti petai dapat memberikan rasa kenyang lebih lama. Hal ini tentu bermanfaat bagi mereka yang sedang menjaga berat badan agar tetap ideal.

3. Mengontrol gula darah pada tubuh

ilustrasi gula darah
ilustrasi gula darah (unsplash.com/isens usa)

Kadar gula darah yang tidak terkontrol dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Karena itu, penting untuk menjaga pola makan, rutin berolahraga, dan membatasi konsumsi gula berlebihan.

Petai diketahui mengandung antioksidan serta senyawa seperti beta-sitosterol dan stigmasterol yang diyakini membantu menjaga kadar gula darah agar tidak melonjak drastis.

4. Mengcegah terjadinya stroke

Senior female asian suffering from bad pain in her chest heart attack at home
Ilustrasi penderita stroke. (Freepik / jcomp)

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa pola makan sehat yang kaya kalium dapat membantu menurunkan risiko stroke. Dalam jurnal The New England Journal of Medicine disebutkan bahwa asupan kalium yang cukup berkontribusi dalam menekan risiko kematian akibat stroke.

5. Melawan Adanya Radikal bebas

ilustrasi orang sakit akibat paparan radikal bebas (pexels.com/Gustavo Fring)
ilustrasi orang sakit akibat paparan radikal bebas (pexels.com/Gustavo Fring)

Kandungan antioksidan yang tinggi pada petai juga membantu melawan radikal bebas, yang dapat merusak sel dan memicu berbagai penyakit seperti kanker, penyakit jantung, diabetes, hingga penuaan dini.

Meski memiliki banyak manfaat, konsumsi petai tetap perlu dibatasi. Mengonsumsi secara berlebihan dapat menimbulkan efek samping, terutama bagi kesehatan ginjal dan bau napas.

Untuk mendapatkan tubuh yang sehat, sebaiknya terapkan pola makan bergizi seimbang dengan variasi makanan yang cukup, serta diimbangi gaya hidup aktif dan sehat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Linggauni -
Rully Bunga
3+
Linggauni -
EditorLinggauni -
Follow Us

Latest News Kalimantan Timur

See More

Jangan Remehkan Petai! Ini Manfaatnya untuk Jantung hingga Cegah Stroke

12 Feb 2026, 09:00 WIBNews