Hari Ketiga Hilang di Hutan Berau, Pekerja Pembuka Jalan Masih Dicari

Berau, IDN Times - Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap seorang pekerja yang hilang saat merintis pembuatan jalan di kawasan hutan Kampung Batu Rajang, Kecamatan Segah, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim).
Korban diketahui bernama Kanisius Sengkam (25), karyawan PT Aksa yang berdomisili di Camp PT Inhutani Kilometer 29, Kampung Batu Rajang.
Koordinator Unit Siaga SAR Kabupaten Berau, Ari Triyanto, mengatakan peristiwa itu terjadi pada Jumat (6/2) ketika korban membuka akses jalan di kawasan hutan dengan medan berat dan akses terbatas.
“Korban terakhir diketahui bekerja membuka jalan di area hutan dengan kondisi medan cukup sulit,” ujar Ari diberitakan Antara di Segah, Rabu (11/2/2026).
1. Tim SAR menemukan bekas-bekas milik korban

Dari hasil penelusuran, tim menemukan bekas bivak atau tempat perlindungan sementara yang diduga dibuat korban dengan mematahkan tumbuhan hutan. Temuan itu mengindikasikan korban kemungkinan tidak membawa senjata tajam seperti parang atau pisau.
Laporan orang hilang diterima pada Senin (9/2), dan pencarian langsung dilakukan sejak hari itu. Rabu (11/2) menjadi hari ketiga operasi pencarian.
2. Proses pencarian difokuskan di lokasi penemuan barang korban

Pada hari ketiga, pencarian dimulai pukul 07.15 Wita dengan fokus di sekitar lokasi ditemukannya bekas bivak sehari sebelumnya. Area pencarian ditetapkan dalam radius tiga kilometer atau sekitar 37 kilometer persegi, yang dibagi ke dalam beberapa sektor berdasarkan titik koordinat tertentu untuk mempersempit wilayah pencarian.
Dalam operasi ini, tim SAR gabungan mengerahkan Rescue Car D-Max Basarnas, buldozer milik PT Aksa, serta peralatan komunikasi dan medis. Unsur yang terlibat antara lain Tim USS Berau, BPBD Berau, Polsek Segah, pihak perusahaan, dan keluarga korban.
3. Akses menuju lokasi korban cukup menyulitkan

Ari mengungkapkan, kendala utama di lapangan adalah akses menuju lokasi yang hanya bisa ditempuh menggunakan alat berat, ditambah kondisi cuaca yang kerap diguyur hujan.
“Meski menghadapi berbagai kendala, tim SAR gabungan tetap berupaya maksimal melanjutkan pencarian. Kami juga mengimbau masyarakat segera melapor jika memiliki informasi terkait keberadaan korban,” tutupnya.


















