Balikpapan, IDN Times - Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Timur menyiagakan sekitar 2.000 personel untuk menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau 2026.
Jumlah tersebut mencapai sepertiga dari total sekitar 6.000 personel Polda Kaltim. Kesiapsiagaan diperkuat melalui patroli, pemantauan titik panas, hingga penyiapan peralatan pemadaman di sejumlah wilayah yang rawan karhutla.
Wakil Kepala Polda Kaltim Brigadir Jenderal Polisi Adrianto Jossy Kusumo mengatakan peningkatan kewaspadaan diperlukan karena kondisi vegetasi yang mulai mengering selama musim kemarau berpotensi memicu kebakaran.
"Musim kemarau diperkirakan berlangsung hingga September sehingga seluruh unsur pengamanan saya minta meningkatkan kesiapsiagaan," kata Adrianto diberitakan Antara usai memimpin apel gabungan di Balikpapan, Selasa (11/8/2026).
