Sangatta, IDN Times - Sejumlah investor dari sektor industri kimia, energi terbarukan, hingga logistik akan menanamkan modal di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy Batuta Trans Kalimantan (MBTK), Kabupaten Kutai Timur. Direktur KEK MBTK, Ade Himawan, mengatakan kawasan tersebut merupakan KEK ke-8 yang ditetapkan pemerintah di Indonesia. KEK MBTK resmi dibentuk melalui Peraturan Pemerintah Nomor 85 Tahun 2014 dan diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo pada 1 April 2019.
Meski sempat menghadapi tantangan investasi pascaperesmian hingga 2021, evaluasi menyeluruh yang dilakukan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada Mei 2021 menjadi titik balik percepatan pengembangan kawasan.
“Sejak evaluasi tersebut, berbagai langkah strategis terus kami lakukan untuk meningkatkan daya saing kawasan, termasuk memperkuat kolaborasi dengan mitra usaha,” ujar Ade dilaporkan Antara.
