Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kompetensi Guru PAUD Digenjot, Kaltim Bidik Kualitas Generasi Emas

Kota Samarinda
Kompetensi Guru PAUD Digenjot, Kaltim Bidik Kualitas Generasi Emas
5 Guru PAUD Melaju ke Babak Grand Final Edufest (Dok. IDN Times)
  • Pemprov Kaltim menggelar seminar pengembangan potensi guru PAUD di Samarinda untuk meningkatkan kompetensi pendidik sebagai fondasi karakter dan kemampuan anak usia dini.
  • Pemprov Kaltim menandatangani kerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota untuk menyalurkan bantuan insentif bagi guru PAUD swasta melalui program Gratispol.
  • Bunda PAUD Kaltim menekankan peningkatan kompetensi guru harus berkelanjutan dan diterapkan dalam pembelajaran agar sesuai kebutuhan tumbuh kembang anak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Samarinda, IDN Times - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) mendorong peningkatan kompetensi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi emas daerah.

Dorongan tersebut disampaikan dalam Seminar Pengembangan Potensi Guru PAUD di Provinsi Kaltim yang digelar di Gedung Olah Bebaya, Samarinda, Rabu (19/8/2026).

Seminar bertema “Bersama Guru Hebat, Wujudkan PAUD Berkualitas untuk Generasi Emas Kalimantan Timur” itu dibuka oleh Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kaltim, Sri Wahyuni.

  1. 1. Fondasi awal pembentukan karakter

    Dalam sambutan Gubernur yang dibacakannya, Sri Wahyuni menegaskan PAUD memiliki peran penting sebagai fondasi awal pembentukan karakter sekaligus pengembangan kemampuan anak.

    Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan harus dimulai dari tenaga pendidik yang menjadi garda terdepan dalam proses pembelajaran, termasuk guru PAUD.

    “Peningkatan kualitas pendidikan harus dimulai dengan memberikan perhatian kepada mereka yang paling dekat dengan proses pelaksanaan pendidikan, salah satunya pendidik atau guru PAUD. Untuk itu, melalui seminar ini kita harapkan dapat meningkatkan kompetensi guru sehingga kualitas pembelajaran PAUD ke depan semakin baik,” kata Sri Wahyuni dalam akun IG Pemprov Kaltim.

  2. 2. Kesejahteraan guru PAUD lewat Gratispol

    Sekda Kaltim, Sri Wahyuni, meminta keselamatan warga menjadi prioritas dalam kasus hauling maut di Kabupaten Paser. (IDN Times/Erik Alfian)
    Sekda Kaltim, Sri Wahyuni, meminta keselamatan warga menjadi prioritas dalam kasus hauling maut di Kabupaten Paser. (IDN Times/Erik Alfian)

    Pemprov Kaltim juga memberikan perhatian terhadap kesejahteraan guru PAUD melalui program Gratispol. Hal itu ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Pemprov Kaltim dan pemerintah kabupaten/kota se-Kaltim terkait pemberian bantuan insentif bagi guru PAUD swasta.

    Sri Wahyuni mengatakan, kerja sama tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan program Gratispol dapat memberikan manfaat lebih luas kepada masyarakat, termasuk para pendidik PAUD.

    “Ini merupakan langkah penting untuk memastikan pelayanan pendidikan terus berlangsung dan program Gratispol dari Gubernur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat di kabupaten/kota, tidak terkecuali guru PAUD,” ujarnya.

  3. 3. Kualitas pendidikan pada anak-anak

    Syarifah Suraidah Abidien Harum, istri gubernur kaltim
    Bunda PAUD Provinsi Kaltim Syarifah Suraidah Abidien. (instagram/@syarifahsuraidahharum)

    Sementara itu, Bunda PAUD Provinsi Kaltim, Sarifah Suraidah Harum, menilai kualitas pendidikan anak usia dini sangat bergantung pada kompetensi guru.

    Menurutnya, seminar tersebut tidak hanya menjadi wadah peningkatan kapasitas pendidik, tetapi juga diharapkan mampu mendorong perubahan dalam metode guru mendidik, membimbing, dan mendampingi anak.

    “Guru PAUD memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter dan meletakkan fondasi pendidikan anak sejak usia dini,” ujar Sarifah.

  4. 4. Peningkatan kualitas guru PAUD berkelanjutan

    ilustrasi sekolah PAUD (pexels.com/Pavel Danilyuk)
    ilustrasi sekolah PAUD (pexels.com/Pavel Danilyuk)

    Ia menekankan peningkatan kompetensi guru harus dilakukan secara berkelanjutan agar proses pembelajaran semakin berkualitas, menyenangkan, dan sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang anak.

    Karena itu, pengetahuan yang diperoleh melalui seminar diharapkan dapat diterapkan langsung dalam proses pembelajaran sehari-hari. Dengan demikian, peningkatan kapasitas guru tidak berhenti pada kegiatan seminar, tetapi memberikan dampak nyata terhadap kualitas pendidikan dan tumbuh kembang anak di satuan PAUD.

    Seminar tersebut turut dihadiri Direktur PAUD Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kemendikdasmen Kurniawan, Kepala BPMP Kaltim Jarwoko, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltim Dasmiah, perwakilan perangkat daerah Pemprov Kaltim, pemerintah kabupaten/kota se-Kaltim, serta para peserta seminar.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More