Pontianak, IDN Times - Krisis air bersih mulai dirasakan warga Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) di tengah musim kemarau. Tingginya kebutuhan warga membuat stok air di sejumlah depot isi ulang cepat habis, bahkan pasokan 8.000 liter yang biasanya cukup hingga malam kini dapat ludes hanya dalam sehari.
Kondisi tersebut salah satunya terjadi di Depot Air Minum Blue Alianyang. Karyawan depot, Dafa, mengatakan permintaan air galon meningkat sejak sekitar satu pekan terakhir.
Dalam kondisi normal, depot tersebut menjual sekitar 200 galon per hari. Kini penjualannya meningkat hingga sekitar 300 galon per hari.
“Dalam beberapa hari terakhir, permintaan air galon untuk kebutuhan warga memang meningkat. Mungkin karena saat ini sedang musim kemarau,” kata Dafa, Senin (31/8/2026).
