Asap Karhutla Kalsel Ganggu Penerbangan, Pesawat di Sepinggan Delay

- Kabut asap karhutla di Kalimantan Selatan menurunkan jarak pandang di Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, sehingga dua penerbangan di Bandara Sepinggan Balikpapan mengalami keterlambatan.
- Wings Air IW 1395 berangkat pukul 09.34 WITA dari jadwal 07.55 WITA, sedangkan Citilink QG 1494 mundur dari 10.35 menjadi 11.35 WITA.
- Jarak pandang di Balikpapan tetap normal, namun keterlambatan pesawat dari Banjarmasin berdampak berantai; pengelola bandara berkoordinasi dengan maskapai dan memantau cuaca.
Balikpapan, IDN Times - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan berdampak terhadap jadwal penerbangan di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan, Kalimantan Timur.
Dua penerbangKan mengalami keterlambatan karena pesawat yang akan digunakan tertahan di Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin akibat jarak pandang yang menurun.
1. Penerbangan pesawat di Bandara Sepinggan terganggu

Karhutla di Desa Pengalaman Kec Marapura Barat Kabupaten Banjar, Jumat (21/8/2026). Foto KLHK General Manager Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, R Iwan Winaya Mahdar, mengatakan kondisi jarak pandang di Bandara Sepinggan masih normal sehingga operasional bandara tetap berjalan seperti biasa.
“Penyebab delay karena menunggu kedatangan pesawat dari Banjarmasin menuju Balikpapan. Ketika penerbangan dari Banjarmasin terlambat, maka jadwal keberangkatan berikutnya dari Balikpapan otomatis ikut terdampak,” ujar Iwan dilaporkan Antara di Balikpapan, Kamis (27/8/2026).
Dua penerbangan yang terdampak yakni Wings Air dengan nomor penerbangan IW 1395 dan Citilink QG 1494.
Penerbangan Wings Air yang semula dijadwalkan berangkat pukul 07.55 WITA baru lepas landas pada pukul 09.34 WITA. Sementara penerbangan Citilink yang dijadwalkan berangkat pukul 10.35 WITA mengalami keterlambatan hingga pukul 11.35 WITA.
2. Mempengaruhi jadwal penerbangan di Balikpapan

General Manager PT Angkasa Pura Balikpapan, Iwan Wiyana Mahdar, Kamis (13/3/2026). Menurut Iwan, kabut asap karhutla menyebabkan jarak pandang di Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin menurun. Kondisi tersebut menghambat pergerakan pesawat yang melayani rute Banjarmasin-Balikpapan dan sebaliknya.
“Jadi meskipun kondisi cuaca dan jarak pandang di Balikpapan normal, penerbangan dari Balikpapan tetap terdampak karena pesawatnya masih berada di Banjarmasin,” jelasnya.
Iwan menjelaskan, keterlambatan pada satu penerbangan dapat memengaruhi jadwal penerbangan berikutnya karena armada yang sama digunakan untuk melayani rute selanjutnya.
3. Penyampaian kepada seluruh penumpang pesawat

Ilustrasi terminal Keberangkatan Bandara Sepinggan Kalimantan Timur, Kamis (9/7/2026). Foto Bandara Sepinggan Hingga kini, Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin masih memantau perkembangan kabut asap yang berpotensi mengganggu aktivitas penerbangan.
Sementara itu, pengelola Bandara Sepinggan terus berkoordinasi dengan maskapai untuk memastikan setiap perubahan jadwal segera diinformasikan kepada penumpang.
Pemantauan kondisi cuaca di wilayah Kalimantan juga terus dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan penerbangan berikutnya.















