Ledakan Kasus Corona di Kaltim, Sehari 198 Orang Terkonfirmasi Positif

Samarinda, IDN Times – Penambahan kasus positif virus corona atau COVID-19 di Kaltim pada Jumat (21/8/2020) nyaris menembus dua ratus kasus. Lonjakan 198 kasus ini merupakan rekor harian terbanyak semenjak wabah ini menggempur Benua Etam pada Maret lalu.
“Ini merupakan akumulasi dari penambahan kasus kemarin. Laporan dari Balikpapan terlambat kami terima. Sehingga peningkatan hari ini menjadi begitu tinggi,” ujar Andi Muhammad Ishak, juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kaltim dalam rilis hariannya via meeting room Zoom pada Jumat petang.
1. Ledakan positif corona di Balikpapan sebanyak 132 kasus

Dengan adanya lonjakan tajam tersebut membuat akumulasi positif virus corona di Kaltim menjadi 2.892 kasus. Dari ratusan kasus ini, terbanyak dari Balikpapan dengan 132 pasien positif corona. Disusul 20 kasus dari Bontang, kemudian Samarinda 32 positif COVID-19. Selanjutnya penambahan juga terjadi di Kutai Timur dengan 6 pasien positif baru, 3 dari Paser dan 2 di Berau. Khusus probable juga ada sebanyak 16 kasus.
“Masih ada 2.074 sampel swab menanti pemeriksaan. Jadi kemungkinan kasus positif bertambah selalu ada,” kata sekretaris Dinas Kesehatan (Diskes) Kaltim ini.
2. Ledakan kasus positif juga diikuti lima kasus kematian pasien corona

Meski demikian, meledaknya laporan kasus positif hari ini, lanjut Andi, bukan semata-mata karena akumulasi laporan hari sebelumnya. Kondisi ini tentunya menjadi gambaran sebaran kasus corona di Kaltim masih sangat tinggi. Sehingga warga wajib makin waspada. Apalagi kasus kematian pasien positif juga ikut bertambah. Dari kelima kasus tersebut, satu adalah pasien di Samarinda. Wanita 50 tahun yang terkonfirmasi positif virus corona pada 17 Agustus 2020. Sempat dirawat di RSUD Abdul Wahab Sjahranie dengan keluhan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan memiliki komorbid hipertensi.
“Kondisi pasien memburuk dan meninggal dunia hari ini. Pemakaman dilakukan dengan protokol covid-19,” lanjutnya.
3. Kasus positif corona makin bertambah, rumah sakit bakal kewalahan menampung

Empat kematian lain hari ini, seluruhnya berasal dari Balikpapan. Detailnya pria 46 tahun, pria 44 tahun, perempuan wanita 61 tahun, perempuan 35 tahun. Total angka kematian di Kaltim hingga 21 Agustus 2020, sudah 105 kasus. Sementara pasien positif dinyatakan sembuh, hari ini terlapor 53 kasus. Dengan perincian Balikpapan 47, disusul Kutai Timur dan Paser masing-masing 3 kasus. Dengan demikian sudah ada 1.774 orang di Kaltim sembuh dari corona. Sementara yang jalani perawatan tersisa 1.013 kasus. Kata Andi, melihat kasus yang ada, jumlah kasus positif masih terus meningkat. Dan yang dirawat semakin bertambah.
“Ini menunjukkan semakin berat pula daya tampung rumah sakit yang ada. Sehingga dituntut kesadaran kita untuk tidak menambah kasus baru dengan menerapkan protokol kesehatan secara maksimal,” pungkasnya.



















