Balikpapan, IDN Times - Pandemik COVID-19 berangsur-angsur sudah mulai membaik di Indonesia saat ini. Tapi dampaknya sudah membawa perubahan besar bagi kehidupan manusia dan sering kali membawa kita stres atau terpuruk.
Stres dan keterpurukan di kala pandemik ini bisa terjadi kepada siapa saja tak terkecuali oleh remaja. Berdasarkan survei yang dilakukan UNICEF pada remaja di saat pandemik ini 27 persen di antaranya mengalami kecemasan, 46 persen tidak memiliki motivasi untuk melakukan kegiatan yang biasanya disukai, 43 persen remaja perempuan mengalami pesimis, 31persen dari remaja laki-laki juga mengalami pesimis, dan 73 persen dari mereka membutuhkan pertolongan mengenai kesehatan psikis.
Dari data-data di atas, kesehatan mental remaja sangatlah berpengaruh terhadap perilaku dan aktivitas yang dilakukan para remaja. Sehingga masalah kesehatan mental pada remaja merupakan suatu masalah yang penting untuk ditangani mengingat remaja akan menjadi generasi penerus bangsa. Dengan kesehatan mental remaja yang baik maka akan menjadikan remaja-remaja saat ini menjadi generasi penerus bangsa yang baik pula untuk membantu #IndonesiaPulih.
