Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pemkot Balikpapan Tutup 15 Ruas Jalan Raya Plus Seluruh "Jalan Tikus"
Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengumumkan meninggalnya pasien COVID-19 pertama di Balikpapan pada Minggu, 29 Maret 2020 (IDN Times/Hilmansyah)

Balikpapan, IDN Times - Pemerintah Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, berencana akan menambah daftar ruas jalan yang akan ditutup sementara untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman meluasnya penularan virus corona (COVID-19) di Kota Balikpapan.

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi, mengatakan penambahan ruas jalan yang dikenakan buka tutup tersebut dilakukan untuk menekan jumlah aktivitas masyarakat di luar rumah, sebagai upaya untuk mencegah penyebaran virus corona di Kota Balikpapan yang sudah mewabah.

“Kita akan lakukan penambahan jalan yang ditutup, untuk mengurangi kegiatan masyarakat di luar rumah, sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona,” kata Rizal ketika menggelar jumpa pers di Halaman Kantor Wali Kota Balikpapan, Rabu (1/4 ).

1. Jalan ditutup jadi 15 ruas

Ilustrasi.Jalan masuk komplek ditutup portal (Lockdown) (IDN Times/Fahrul Razi)

Jalan yang akan dikenakan kebijakan buka tutup tersebut yakni Jalan Piere Tendean (Simpang Tiga Telaga Sari),  Jalan Manuntung, Jalan Z.A Maulani, Jalan Yos Sudarso (Simpang Karang Anyar), Jalan Jendral Ahmad Yani (Asrama Polisi Karang Anyar), Jalan Grand City, Jalan Mulawarman (Simpang Tugu KB) dan Jalan Sukarno Hatta - MT. Haryono 

Jumlah jalan tersebut menambah daftar dari tujuh jalan yang diberlakukan aturan buka tutup sebelumnya sejak 31 Maret 2020 lalu yakni Jalan MT Haryono, Jalan Ruhui Rahayu, Jalan Asnawi Arbain atau BJBJ, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Jalan Mayjen Sutoyo, Jalan Tjup Tjup Suparna atau Boulevard Balikpapan Baru, dan Jalan Imat Saili atau Sungai Ampal. 

“Total jalan yang ditutup menjadi sebanyak 15 ruas, pelan-pelan kita evaluasi pelaksanaannya,” jelasnya.

2. Berlaku mulai 5 April 2020

Ilustrasi jam malam. (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)

Penambahan jalan yang akan ditutup tersebut direncanakan akan mulai diberlakukan pada hari Jumat tanggal 5 April 2020 mendatang, dengan jadwal waktu yang sama yakni mulai pukul 09.00 sampai 15.00 WITA dan 20.00 sampai 04.00 WITA. 

“Rencana penambahan jalan yang ditutup ini akan diberlakukan pada hari Jumat,” ujarnya.

3. Pihak RT dilibatkan tutup jalan "tikus"

instagram.com/suparta.arz

Untuk memaksimalkan pelaksanaan penutupan sejumlah jalan tersebut, menurut Rizal, pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah pengurus RT setempat untuk membantu dalam menutup jalan tembus atau jalan tikus bagi warga yang melanggar aturan kegiatan masyarakat.

Di beberapa tempat, telah dibuat gerakan RT peduli corona untuk membantu penerapan pengurangan kegiatan masyarakat, termasuk membuat portal untuk menutup jalan tikus yang dipergunakan oleh warga yang melanggar.

“Yang dibutuhkan adalah kesadaran masyarakat, jangan jalan ditutup, cari-cari jalan tikus, kita sudah buat program RT peduli corona, jadi jalan tikus yang ada bisa ditutup,” pungkasnya.

Editorial Team

Related Article