Samarinda, IDN Times - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) turut membantu pengendalian banjir di Kota Samarinda dengan melakukan normalisasi sungai dan peningkatan kapasitas drainase sebagai penyebab terjadinya genangan air.
"Dampak dari penanganan normalisasi sungai tersebut cukup signifikan yakni daerah di wilayah Kelurahan Lok Bahu yang kerap menjadi langganan banjir akibat limpasan Sungai Karang Asam Besar, jika durasi hujan mencapai 80 mm, September 2022 dari pantauan pos curah hujan Karang Paci 88 mm sudah tidak terdapat genangan banjir di wilayah tersebut,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR Pera) Provinsi Kaltim Aji Muhammad Fitra Firnanda diberitakan Antara di Samarinda, Minggu (6/2/2023).
