Pontianak, IDN Times - Polda Kalimantan Barat (Kalbar) mendalami dugaan keterlibatan aktor intelektual dan penyandang dana di balik kericuhan saat unjuk rasa di halaman Kantor Gubernur Kalbar pada 20 Oktober 2026. Polisi juga menelusuri kemungkinan adanya pihak yang mengorganisasi mobilisasi massa dalam aksi tersebut.
Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono mengatakan, penyelidikan tidak hanya berfokus pada kekerasan yang terjadi di lapangan, tetapi juga kemungkinan keterlibatan pihak lain di balik kericuhan.
“Saat ini, Polda Kalbar masih mendalami dan melakukan penyelidikan, tidak hanya pada kejadian fisik di lapangan, tetapi juga akan mengusut dugaan keterlibatan aktor intelektual serta penyandang dana di balik mobilisasi massa tersebut,” ujar Bambang, Kamis (29/10/2026).
