Polisi Pontianak Gagalkan Upaya Percobaan Bunuh Diri di Jembatan Tol 1

Pontianak, IDN Times - Seorang pria nyaris melompat dari Jembatan Tol Kapuas 1 Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), pada Jumat (4/4/2025), sekitar pukul 20.30 WIB.
Aksi tersebut untungnya berhasil dihentikan oleh dua anggota kepolisian yang kebetulan sedang melintas di jembatan tersebut.
Kabidhumas Polda Kalbar, Kombes Pol Bayu Suseno membenarkan peristiwa yang menggemparkan warga Pontianak tersebut.
Disclaimer: artikel ini berisi tentang informasi upaya bunuh diri yang mungkin menyebabkan ketidaknyamanan. Pembaca diharapkan untuk lebih bijak.
1. Berawal dari kekasihnya menangis di jembatan Tol Kapuas

Sekitar pukul 20.30 WIB, seorang perempuan terlihat menangis di Jembatan Tol 1 Kapuas, Pontianak. Perempuan tersebut ternyata sedang berusaha mencegah kekasihnya melakukan tindakan bunuh diri dengan cara melompat ke Sungai Kapuas.
Kejadian ini sempat menyebabkan kemacetan lalu lintas di area jembatan. Pada saat bersamaan, Bripda Heru, anggota Unit Patroli Subdit Gasum, melintas di lokasi kejadian dan melihat pria tersebut berdiri di pinggir jembatan dalam posisi hendak melompat.
2. Polisi berhasil gagalkan upaya percobaan bunuh diri

Dengan cepat dan sigap, Bripda Heru langsung merangkul pria itu dan menggagalkan aksinya di atas jembatan Tol Kapuas terdebut.
Beberapa menit setelahnya, Bripda Haikal, anggota Polresta Pontianak, yang kebetulan pulang dinas dan melewati jalur yang sama, turut berhenti dan membantu menenangkan situasi.
Bripda Heru meminta kepada sang kekasih untuk segera menghubungi keluarga pria tersebut. Dengan pendekatan persuasif, Bripda Heru membujuk pria tersebut untuk ikut ke Pos Lantas Garuda di Simpang Tanjungpura agar masalah yang terjadi bisa diselesaikan secara baik-baik.
3. Berhasil tenangkan korban

Berkat kerja sama antara Bripda Heru dan Bripda Haikal, pria tersebut akhirnya berhasil diamankan dan dibawa ke pos. Di sana, dia dipertemukan dengan keluarganya.
Pendekatan yang dilakukan kedua personel ini tidak hanya menyelamatkan nyawa, tetapi juga mencegah gangguan lalu lintas yang lebih besar.
Bayu mengungkapkan bahwa aksi tanggap Bripda Heru dan Bripda Haikal ini mencerminkan visi dan misi Kepolisian Republik Indonesia khususnya Polda Kalbar dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat, termasuk dalam situasi darurat seperti percobaan bunuh diri.
“Mereka menunjukkan dedikasi tinggi sebagai anggota kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” tukasnya.



















