Penajam, IDN Times - Kelompok warga mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Peduli Penajam (AMPP) mendesak polisi menuntaskan kasus korupsi penanganan bencana gelombang pasang di Desa Api-Api Waru Penajam Paser Utara (PPU) Kalimantan Timur (Kaltim).
Kasus korupsi dengan proyek sebesar Rp17 miliar yang sudah dilaporkan ke Polres PPU sejak tahun 2016 silam.
“Audiensi dengan Kapolres PPU pada Senin (30/01/2023) kemarin, tentang kepastian hukum yang kami inginkan terkait proses hukum dugaan korupsi bencana gelombang pasang atau bronjong di Desa Api-Api Kecamatan Waru PPU tahun 2016," kata Ketua AMPP Usman Saleh didampingi penasihat Abdul Rais, Rabu (1/2/2023).
Kapolres PPU AKBP Hendrik Eka Bahalwan menerima audensi rombongan terdiri Sekretaris Umum DPP Perkumpulan Keluarga Besar Suku Kalimantan (PKBSK) Rudiansyah, Ketua LSM GUNTUR, Kasim Assegaf, dan anggota AMPP Nur Hamzah.
Turut hadir Wakapolres Kompol Bergas Hartoko, Kasat Intelkam AKP Juwadi, Kasat Reskrim AKP Dian Kusnawan
