Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Polrestabes IKN Hadir di KIPP, Proyek Ditarget Rampung Akhir 2027
Kawasan Istimewa Ibukota Nusantara (IKN), Sabtu (28/3/2026). (IDN Times/Sri Wibisono)

Nusantara, IDN Times - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mulai melakukan pembersihan lahan seluas 3,24 hektare untuk pembangunan fasilitas Kepolisian Resor Kota Besar (Polresta) Khusus IKN. Proyek ini berlokasi di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Kalimantan Timur.

Kepala OIKN, Basuki Hadimuljono, mengatakan kehadiran Polrestabes Khusus IKN bertujuan untuk memperkuat pelayanan publik, khususnya dalam hal keamanan di kawasan ibu kota baru.

“Polresta IKN yang tengah disiapkan ini diharapkan dapat mendukung layanan keamanan bagi masyarakat di kawasan Nusantara,” ujarnya diberitakan Antara, Senin (13/4/2026).

1. Kepala OIKN pantau langsung ke TKP

Kepala Otorita IKN Bambang Hadimuljono. Foto OIKN

Sebelumnya, Basuki bersama jajaran telah meninjau langsung lokasi pembangunan pada Minggu (12/4) guna memastikan seluruh tahapan proyek berjalan sesuai rencana.

Saat ini, pembangunan memasuki tahap awal berupa pembersihan lahan (land clearing). OIKN menargetkan tahap pertama pembangunan dapat rampung pada akhir 2027.

Basuki menegaskan, pembangunan Polrestabes Khusus IKN dilakukan secara terencana, termasuk penataan kawasan dan penyediaan lahan guna mendukung pengembangan fasilitas kepolisian secara optimal.

2. Lokasi pembangunan Polrestabes Khusus IKN

Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Endar Priantoro menandatangani persetujuan desain pembangunan Markas Komando Polrestabes Khusus Ibu Kota Nusantara (IKN), Jumat (18/7/2025) pukul 10.00 WITA. Foto Polda Kaltim

Di atas lahan seluas 3,24 hektare tersebut, akan dibangun sejumlah fasilitas utama, seperti gedung utama, masjid, lapangan upacara, kolam retensi, hingga sarana olahraga.

Gedung utama Polrestabes Khusus dirancang sebagai pusat aktivitas dengan enam lantai utama, dilengkapi lantai dek serta tiga lantai bawah. Fasilitas ini juga akan dilengkapi ruang kantor, ruang rapat, dan berbagai sarana operasional kepolisian lainnya.

Selain itu, desain kawasan turut mengintegrasikan berbagai fasilitas pendukung, seperti jalur pedestrian, masjid, hingga area amfiteater yang difungsikan sebagai tribun sarana olahraga.

3. Koordinasi pembangunan IKN

Jembatan perlintasan khusus satwa liar di wilayah Ibukota Nusantara (IKN), Sabtu (28/3/2026). (IDN Times/Sri Wibisono)

Dalam peninjauan tersebut, Basuki menekankan pentingnya koordinasi terpusat dalam proses pembangunan. Ia meminta seluruh tahapan proyek berada dalam satu komando di bawah OIKN.

“Semua instruksi pembangunan Polresta IKN harus satu perintah, satu komando dari Otorita IKN. Setiap perencanaan harus dicek dan ditelusuri, bahkan dihitung ulang jika perlu, agar tidak terjadi kesalahan,” tegasnya.

Melalui perencanaan yang matang dan pelaksanaan yang terukur, OIKN memastikan pembangunan di kawasan Nusantara berjalan terarah, terintegrasi, dan sesuai dengan rencana besar pengembangan ibu kota negara.

Editorial Team