Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Positif COVID-19 Kaltim Menjadi 13 Kasus, Penajam Tertinggi
ilustrasi COVID-19 (IDN Times/Aditya Pratama)

Samarinda, IDN Times - Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Timur (Kaltim) Jaya Mualimin melaporkan jumlah kasus COVID-19 di Benua Etam naik menjadi 13 orang dengan Penajam Paser Utara (PPU) menjadi wilayah dengan kasus COVID-19 terbanyak di Kaltim.
 
"Kabupaten PPU masih menjadi daerah dengan kasus terbanyak, yaitu enam orang. Diikuti Balikpapan dengan tiga orang, Kutai Kartanegara dua orang, Samarinda satu orang, dan Mahakam Ulu satu orang," ujarnya dilaporkan Antara di Samarinda, Senin (18/12/2023). 

1. Kasus COVID-19 menjalani isolasi mandiri

ilustrasi COVID-19 varian Omicron (IDN Times/Aditya Pratama)

Jaya mengemukakan 11 orang menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing dari 13 kasus tersebut. Sedangkan dua orang telah dinyatakan sembuh.
 
"Kami terus melakukan pelacakan, pengujian, dan perawatan untuk mencegah penularan lebih lanjut. Kami juga mengimbau masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan, serta menerapkan pola hidup bersih," tuturnya.
 
Jaya meminta warga Kaltim melanjutkan vaksinasi sebagai langkah efektif memutus mata rantai penyebaran virus. Cakupan vaksinasi di Kaltim, lanjutnya, menunjukkan persentase penerima dosis pertama mencapai 90,90 persen.
 
"Untuk dosis kedua, angkanya 81,11 persen yang menandakan mayoritas penduduk telah mendapatkan perlindungan penuh dari vaksin," kata Jaya.

2. Dosis ketiga booster telah diberikan kepada setengah populasi

ilustrasi vaksin covid-19 (pexels.com/cottonbro studio)

Sementara, dosis ketiga sebagai booster telah diberikan kepada hampir setengah populasi, dengan persentase 49,97 persen. Dosis keempat sebagai booster kedua, menurutnya, Kaltim masih punya tantangan untuk meningkatkan cakupan. Dinkes Kaltim mencatat hanya 2,22 persen warga yang menerima vaksin COVID-19 dosis keempat.
 
Dia mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam program vaksinasi guna mencapai kekebalan kelompok dan melindungi diri serta orang lain dari risiko penularan virus yang lebih tinggi.

3. Meningkatkan akses dan informasi tentang vaksinasi COVID-19

ilustrasi vaksin COVID-19 (IDN Times/Aditya Pratama)

Dinas Kesehatan Kaltim berkomitmen terus meningkatkan akses dan informasi tentang vaksinasi COVID-19, serta memastikan ketersediaan vaksin bagi seluruh lapisan masyarakat.
 
"Mari kita bersama-sama menjaga kesehatan dan keselamatan dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan," ujarnya.
 
Jaya berharap, dengan kerja sama semua pihak, COVID-19 di Kaltim dapat segera berakhir dan kehidupan dapat kembali normal. 

Editorial Team

Related Article