Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Ratusan Kilometer Jalan Rusak, Kalbar Alokasi Rp199 Miliar untuk Infrastruktur

Ratusan Kilometer Jalan Rusak, Kalbar Alokasi Rp199 Miliar untuk Infrastruktur
Kepala PUPR Kalbar, Iskandar Zulkarnaen. (IDN Times/Teri).

Pontianak, IDN Times - Upaya perbaikan infrastruktur jalan di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) masih menghadapi tantangan yang cukup besar. Hingga saat ini, ratusan kilometer jalan provinsi tercatat belum berada dalam kondisi mantap.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalbar, Iskandar Zulkarnaen, mengungkapkan bahwa dari total 1.503,4 kilometer ruas jalan yang menjadi kewenangan provinsi, sekitar 31 persen atau kurang lebih 300 kilometer masih dalam kondisi belum mantap.

“Seluruh ruas jalan sepanjang 1.503,4 kilometer itu menjadi tanggung jawab kami. Namun, masih ada sekitar 31 persen yang kondisinya belum mantap,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).

1. Pemprov sudah alokasikan dana sebesar Rp199.066 miliar

Gubernur Kalbar pantau perbaikan infrastruktur.
Gubernur Kalbar pantau perbaikan infrastruktur. (IDN Times/istimewa).

Ia menjelaskan, kerusakan jalan tersebut tersebar di berbagai kabupaten, terutama di wilayah dengan aktivitas perkebunan dan pertambangan yang cukup tinggi. Intensitas kendaraan berat di kawasan tersebut menjadi salah satu faktor yang mempercepat kerusakan jalan.

Meski demikian, Iskandar menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin terjebak dalam polemik saling menyalahkan. Ia justru mendorong adanya kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha untuk bersama-sama menjaga dan memperbaiki infrastruktur jalan.

“Kita tidak bisa saling menyalahkan, itu bukan solusi. Yang dibutuhkan adalah kolaborasi agar jalan-jalan ini bisa dikelola dan dimanfaatkan bersama,” tegasnya.

2. Perbaikan infrastruktur diprioritaskan pada sektor pendidikan dan kesehatan

Gubernur Kalbar pantau perbaikan infrastruktur.
Gubernur Kalbar pantau perbaikan infrastruktur. (IDN Times/istimewa).

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp199,066 miliar pada tahun 2026. Anggaran ini difokuskan pada penanganan infrastruktur yang bersifat mendesak dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Prioritas perbaikan diarahkan pada akses-akses vital yang mendukung sektor pendidikan, pertanian, serta layanan kesehatan. Dengan keterbatasan anggaran, pemerintah memilih untuk memfokuskan perbaikan pada ruas jalan yang mengalami kerusakan berat agar tetap dapat difungsikan.

“Dengan anggaran yang terbatas, kami menargetkan perbaikan jalan rusak berat agar setidaknya bisa digunakan secara fungsional oleh masyarakat,” jelasnya.

3. Ini rincian alokasi anggaran di sejumlah daerah

jalan menurun
ilustrasi jalan menurun (freepik.com/ tawatchai07)

Iskandar juga merinci alokasi anggaran perbaikan jalan di sejumlah daerah, di antaranya Bengkayang sebesar Rp12 miliar, Kapuas Hulu Rp8 miliar, Kayong Utara Rp23 miliar, Landak Rp9 miliar, Melawi Rp16 miliar, Sanggau Rp22 miliar, Sekadau Rp12 miliar, Sintang Rp39 miliar, serta Ketapang sebesar Rp56 miliar.

Ia menegaskan, distribusi anggaran tersebut merupakan langkah strategis untuk memastikan perbaikan infrastruktur berjalan lebih merata, sesuai dengan kebutuhan di masing-masing wilayah.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sri Gunawan Wibisono
EditorSri Gunawan Wibisono
Follow Us

Latest News Kalimantan Timur

See More

Kenaikan Tarif Air di Samarinda, Ini Skema Subsidi untuk Warga Miskin

10 Apr 2026, 04:00 WIBNews