Sintang Amankan 500 Hewan Kurban dan Perketat Pemeriksaan Kesehatan

Sintang, IDN Times - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, ketersediaan hewan kurban di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar) dipastikan dalam kondisi aman dan mencukupi.
Hal ini disampaikan oleh Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kabupaten Sintang yang terus memantau stok serta kesiapan para pengepul dan peternak.
Kepala Bidang Peternakan Disbunak Sintang, Eka Dahliana, didampingi dokter hewan Sriyanto, mengungkapkan bahwa saat ini stok hewan kurban di tingkat pengepul berkisar antara 400 hingga 500 ekor.
1. Stok kurban dipastikan aman

Selain itu, terdapat tambahan pasokan dari peternak lokal yang diperkirakan mencapai sekitar 200 ekor.
“Untuk kebutuhan kurban tahun ini, stok kita cukup dan aman. Jadi tidak perlu mendatangkan hewan dari luar daerah,” kata Eka, Jumat (3/4/2026).
Dia menjelaskan, khusus untuk kambing, jumlah yang tersedia di kandang pengepul saat ini sekitar 300 ekor. Meski demikian, angka tersebut bersifat dinamis karena pengepul dapat menambah pasokan jika permintaan meningkat.
2. Pemeriksaan hewan kurban satu bulan sebelum hari H

Sementara itu, stok sapi tersebar di sejumlah pengepul dengan jumlah bervariasi, mulai dari 30 hingga 150 ekor. Sebagian sapi tidak berada langsung di kandang pengepul, melainkan masih dititipkan di peternak.
“Biasanya kapasitas kandang pengepul hanya sekitar 20 sampai 30 ekor. Jika ada yang terjual, baru mereka mengambil tambahan dari peternak,” jelasnya.
Terkait kesehatan hewan kurban, Disbunak akan mulai melakukan pemeriksaan sejak satu bulan sebelum Hari Raya Iduladha, yakni sekitar pertengahan bulan. Pemeriksaan awal atau antemortem dilakukan di lokasi pengepul, terutama untuk hewan yang berasal dari luar daerah.
3. Pastikan hewan kurban penuhi standar kesehatan

Selanjutnya, saat proses penyembelihan, tim juga akan melakukan pemeriksaan post-mortem guna memastikan organ dalam hewan layak dikonsumsi.
“Pemeriksaan akan semakin intensif dalam empat hari menjelang hingga hari H Iduladha untuk memastikan seluruh hewan memenuhi standar kesehatan,” tambahnya.
Meski stok dipastikan aman, pihak dinas mengaku belum dapat memprediksi potensi lonjakan permintaan hewan kurban tahun ini. Namun secara umum, kondisi saat ini masih terkendali.
“Untuk lonjakan kebutuhan belum bisa dipastikan, tetapi sejauh ini stok kita dalam kondisi aman,” tukasnya.


















