Skeptis di Medsos, Warga Malah Antusias saat Kunjungi Langsung IKN

Penajam, IDN Times - Antusiasme masyarakat terhadap pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus meningkat. Tak hanya dari Kalimantan, pengunjung juga datang dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara untuk melihat langsung progres pembangunan IKN di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur.
Meski kerap diterpa isu hoaks di media sosial, minat masyarakat untuk membuktikan kebenaran di lapangan justru semakin tinggi. Pada akhir pekan, jumlah pengunjung di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN bahkan bisa menembus lebih dari 10 ribu orang per hari.
“Selama menjadi relawan pemandu wisata di IKN, saya bertemu banyak pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia bahkan luar negeri. Rata-rata mereka memberikan sambutan positif setelah melihat langsung progres pembangunan di sini,” ungkap Denada Mia Yuniarsih, warga Desa Tengin Baru yang menjadi relawan pemandu wisata, Senin (13/4/2025).
1. Pengunjung datang dengan berbagai motif

Denada bercerita, selama mendampingi pengunjung dari rest area menuju area inti pembangunan, dirinya kerap mendengar beragam pertanyaan seputar IKN. Tak sedikit dari mereka yang awalnya terpengaruh berita negatif di media sosial.
“Banyak yang datang dengan pikiran skeptis. Tapi setelah berdiskusi dan melihat langsung kondisi di lapangan, mereka jadi paham soal progres dan skala pembangunan IKN yang sebenarnya,” jelas Denada, yang juga berprofesi sebagai guru di SMPN 2 Sepaku.
Menurutnya, keterlibatan warga lokal sebagai pemandu wisata merupakan langkah positif dari Otorita IKN. Selain membuka kesempatan baru bagi masyarakat, hal ini juga menjadi bentuk kontribusi kecil warga dalam mendukung pembangunan Ibu Kota Negara.
“Dulu di Sepaku tidak ada destinasi wisata yang menonjol, jadi profesi pemandu wisata ini hal baru bagi kami. Kami merasa bangga bisa dilibatkan dan ikut berkontribusi, meskipun peran kami sederhana,” tambahnya.
2. Pembangunan SDM secara keseluruhan

Denada meyakini, pelibatan masyarakat lokal dalam berbagai program IKN bisa menjadi jalan untuk pengembangan potensi diri sekaligus membangun kapasitas sumber daya manusia di sekitar IKN.
“Pembangunan IKN bukan hanya soal bangunan fisik, tapi juga membangun manusia di sekitarnya - lewat pengalaman, ilmu, dan keterlibatan langsung di lapangan,” tuturnya.
Denada pun mengajak masyarakat agar tak mudah percaya pada kabar miring soal IKN yang beredar di media sosial. “Kalau penasaran, silakan datang langsung dan lihat sendiri. Jangan termakan hoaks,” pesannya.
3. Ibukota negara yang dibangun anak bangsa

Sementara itu, seorang pengunjung asal Sulawesi bernama Syamsuddin juga mengaku bangga bisa menyaksikan langsung proses pembangunan IKN. Menurutnya, IKN adalah bukti nyata karya bangsa Indonesia.
“Melihat langsung IKN dibangun dengan tangan bangsa sendiri, rasanya luar biasa. Ini murni hasil karya anak bangsa, bukan warisan penjajah,” ucapnya.



















