Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Teknologi dan Lingkungan Menjadi Kunci Utama Pertanian Modern di IKN

Teknologi dan Lingkungan Menjadi Kunci Utama Pertanian Modern di IKN
Sebuah kendi yang berisi tanah dan air dari seluruh provinsi se-Indonesia usai seremoni ritual Kendi Nusantara di titik nol Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Senin (14/3/2022). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/hp.)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengungkapkan dua kunci utama terkait pertanian modern di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

"Terkait pertanian modern di IKN Nusantara terdapat dua hal yang perlu diperhatikan. Pertama, dengan menerapkan teknologi baru untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Jadi tidak seperti business as usual tetapi mengeluarkan teknologi yang baru," ujar Kepala OIKN Bambang Susantono dilaporkan Antara di Jakarta, Sabtu (25/11/2023).

1. Teknologi baru lebih ramah dengan lingkungan

Sejumlah alat berat membuka akses jalan di lokasi segmen tiga di kawasan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Minggu (6/2/2022). (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S)
Sejumlah alat berat membuka akses jalan di lokasi segmen tiga di kawasan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Minggu (6/2/2022). (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S)

Kedua, terkait lingkungan hidup, Bambang mengatakan akan menggunakan teknologi baru yang bersahabat dengan lingkungan. “Tidak ada lagi pestisida yang tidak ramah lingkungan, semuanya harus kita lakukan sesuai dengan kaidah-kaidah lingkungan hidup karena Ibu Kota Nusantara ini hijau, jadi harus memenuhi kaidah-kaidah lingkungan hidup,” katanya.

Selain itu, katanya. untuk mendukung ketahanan pangan di Nusantara dicapai tidak hanya secara mandiri tetapi berkolaborasi dengan daerah mitra.

2. Rantai pasok pangan antara IKN

Ilustrasi areal persawahan di daerah Bantul, Yogyakarta. (IDN Times/Herka Yanis)
Ilustrasi areal persawahan di daerah Bantul, Yogyakarta. (IDN Times/Herka Yanis)

Rantai pasok pangan antara IKN dan daerah-daerah mitra di sekitarnya.

“Kita tidak bisa berdiri sendiri, ada yang namanya rantai pasok pangan atau food supply chain, itu adalah bagaimana IKN Nusantara dan daerah mitra bersama-sama memikul dan berkolaborasi sebanyak mungkin untuk memenuhi kebutuhan pangan di Ibu Kota Nusantara,” ujar Bambang.

Ia mengajak masyarakat untuk menjadi petani ibu kota yang modern.

3. Tahun depan resmi menjadi warga IKN

Sejumlah pekerja menyelesaikan lahan yang akan menjadi lokasi Presiden Joko Widodo berkemah di titik nol kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Minggu (6/2/2022). (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S)
Sejumlah pekerja menyelesaikan lahan yang akan menjadi lokasi Presiden Joko Widodo berkemah di titik nol kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Minggu (6/2/2022). (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S)

Masyarakat sekitar yang menjadi warga IKN. “Semuanya menjadi warga ibu kota, jadi petani yang sekarang di Samboja, Loa Kulu, Loa Janan, Muara Jawa semuanya menjadi warga Ibu Kota Nusantara, jadi saya mohon semuanya siap menjadi warga Ibu Kota Nusantara. Insya Allah tahun depan," kata Bambang.

Menurut dia, para petani di IKN Nusantara harus menerapkan inovasi teknologi pertanian.

“Tidak bisa lagi teman-teman (petani) pakai cara yang biasa karena menjadi referensi nasional, semua orang melihat petani ibu kota seperti apa,” katanya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sri Gunawan Wibisono
EditorSri Gunawan Wibisono

Latest News Kalimantan Timur

See More

Oknum Satlantas Diduga Pungli, Kapolresta Pontianak Langsung Turun Tangan

06 Jun 2026, 17:58 WIBNews