Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Video Kayu Gelondongan di Sungai Ternyata Terjadi di Kalimantan Tengah

Video Kayu Gelondongan di Sungai Ternyata Terjadi di Kalimantan Tengah
Viral kayu gelondongan mengapung di sungai. (IDN Times/istimewa).

Pontianak, IDN Times - Viral video di media sosial yang memperlihatkan ratusan kayu gelondongan mengapung dan ditarik dengan tugboat di aliran sungai di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat (Kalbar). Lokasi ini disebut-sebut berada di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalbar. Padahal, saat ditelusuri, kejadian tersebut bukan di Provinsi Kalbar.

Polres Kapuas Hulu memastikan informasi tersebut tidak benar dan menegaskan bahwa peristiwa dalam video tersebut bukan terjadi di wilayah hukumnya.

1. Bukan di Kalbar, tapi di Kalteng

Lokasi kayu gelondongan ternyata bukan di Kalbar.
Lokasi kayu gelondongan ternyata bukan di Kalbar. (IDN Times/Istimewa).

Kasi Humas Polres Kapuas Hulu, Jamali, mengatakan pihaknya telah melakukan penelusuran di lapangan serta berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait.

Hasilnya, lokasi dalam video dipastikan bukan berada di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

“Setelah dilakukan pengecekan, video tersebut ternyata diambil di wilayah Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah,” jelasnya, Jumat (27/2/2026).

2. Pihak kepolisian lakukan koordinasi dengan daerah terkait

Ratusan kayu gelonggongan mengalir di sungai.
Ratusan kayu gelonggongan mengalir di sungai. (IDN Times/istimewa).

Dia menegaskan, aktivitas seperti yang terlihat dalam video viral itu tidak pernah terjadi maupun dilakukan di wilayah hukum Polres Kapuas Hulu.

Selain itu, pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan kepolisian daerah yang diduga menjadi lokasi asal video tersebut guna memastikan kebenaran informasi yang beredar.

3. Imbau warga bijak bersosial media

Viral video kayu gelonggongan mengapung di sungai.
Viral video kayu gelonggongan mengapung di sungai. (IDN Times/istimewa).

Atas peristiwa ini, Jamali mengimbau kepada masyarakat agar lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi di media sosial.

Menurutnya, kemiripan nama wilayah seperti Kapuas Hulu dan Kapuas dapat menimbulkan kesalahpahaman jika tidak disertai keterangan lokasi yang jelas.

“Kami mengajak masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi sebelum membagikan informasi, agar tidak menimbulkan persepsi keliru maupun dampak negatif bagi daerah yang tidak terkait,” tukasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sri Gunawan Wibisono
EditorSri Gunawan Wibisono
Follow Us

Latest News Kalimantan Timur

See More

Rahasia Kebun Subur dari Dapur: Manfaat Tak Terduga Daun Teh Bekas

27 Feb 2026, 21:40 WIBNews