Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Wali Kota Pontianak Pastikan Stok BBM Aman, Antrean Dipicu Kepanikan
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono (kanan) berbincang dengan Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto (kiri), Kepala Diskumdag Kota Pontianak Ibrahim (kedua kiri) dan Intergrated Terminal Manager Pontianak Tony Kurniawan (kedua kanan) saat mengunjungi Depot Pertamina Siantan di Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (19/3/2026). ANTARA FOTO/Jessica Wuysang/wsj.

Pontianak, IDN Times - Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Kota Pontianak dalam kondisi aman. Kepastian itu disampaikan usai melakukan peninjauan langsung ke lapangan, menyusul adanya antrean panjang di sejumlah SPBU, bahkan beberapa di antaranya sempat mengalami kekosongan.

Edi mengungkapkan, antrean tersebut bukan disebabkan oleh kelangkaan stok, melainkan gangguan distribusi yang dipicu kemacetan serta fenomena panic buying di tengah masyarakat.

“Kami ingin memastikan stok BBM di Pontianak aman dan tersedia. Tadi kami juga melihat langsung dua kapal tangki yang sedang melakukan pengisian, baik Pertalite maupun Pertamax,” ujarnya usai peninjauan bersama Forkopimda di Terminal BBM Pertamina Pontianak Utara diberitakan Antara, Kamis (19/3/2026).

1. Penngawasan distribusi BBM

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono (kanan) berbincang dengan Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto (kiri), Kepala Diskumdag Kota Pontianak Ibrahim (kedua kiri) dan Intergrated Terminal Manager Pontianak Tony Kurniawan (kedua kanan) saat mengunjungi Depot Pertamina Siantan di Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (19/3/2026). ANTARA FOTO/Jessica Wuysang/wsj.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Pontianak bersama pihak terkait akan melakukan pengawalan distribusi BBM, khususnya terhadap armada mobil tangki yang menyalurkan pasokan ke SPBU, agar proses distribusi berjalan lebih cepat dan lancar.

“Kami akan mengawal mobil tangki yang keluar masuk agar distribusi ke SPBU yang kosong bisa segera terpenuhi dan tidak menimbulkan kemacetan,” jelasnya.

2. Pengawasan titik-titik mengalami kekosongan

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono (kiri) menyimak penjelasan dari Intergrated Terminal Manager Pontianak Tony Kurniawan (kanan) saat mengunjungi Depot Pertamina di Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (19/3/2026). ANTARA FOTO/Jessica Wuysang/wsj.

Edi juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Menurutnya, stok yang tersedia saat ini dipastikan mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Kami berharap masyarakat tidak panic buying. Stok BBM cukup, jadi tidak perlu membeli secara berlebihan,” tegasnya.

Selain itu, ia meminta pengelola SPBU segera melakukan pengisian ulang di titik-titik yang mengalami kekosongan agar pelayanan tetap optimal. Dengan langkah tersebut, diharapkan distribusi BBM di Pontianak segera kembali normal dan antrean dapat terurai.

3. Armada tangki dikerahkan ke SPBU

Antrean yang terjadi di Pelabuhan Bakauheni Lampung. (IDN Times/Muhaimin)

Sementara itu, Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Kalbar, Widhi Tri Ardhi Hidayat, menyatakan bahwa pihaknya telah mengintensifkan distribusi BBM dengan mengerahkan armada mobil tangki ke seluruh SPBU.

“Tadi kita lihat bersama, banyak mobil tangki yang sudah siap mengantarkan BBM ke SPBU. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” ujarnya.

Widhi menambahkan, peningkatan konsumsi BBM menjelang Lebaran sebenarnya telah diantisipasi sejak awal bulan melalui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) serta penambahan volume pasokan.

Khusus untuk produk gasoline, Pertamina meningkatkan pasokan hingga 20 persen di atas rata-rata konsumsi harian normal guna mengantisipasi lonjakan permintaan selama periode mudik.

“Untuk produk gasoline, kami menambah pasokan sekitar 20 persen dari kondisi normal agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” pungkasnya.

Editorial Team