Sejumlah Alat Peraga Kampaye (APK) milik Caleg dipaku di pohon di jalan Pase Kota Lhokseumawe, Aceh, Rabu (10/1/024). (ANTARA FOTO/Rahmad)
Andi Harun juga meminta maaf kepada rekan-rekan media atas ketidaknyamanan dalam memberikan tanggapan sebelumnya terkait isu ini. Ia menjelaskan bahwa tujuannya adalah menghindari perpanjangan berita yang dapat menimbulkan stigma politik yang tidak sehat.
"Tetapi saya berjanji bahwa pada waktu dan tempat yang tepat, di lembaga yang tepat, saya akan memberikan klarifikasi. Hari ini adalah waktunya," ujar Andi Harun.
Menurut Andi Harun, video yang viral di media sosial merupakan potongan dari kegiatan refleksi akhir tahun yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Samarinda pada akhir Desember 2023. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menyampaikan capaian pembangunan Kota Samarinda secara umum sejak 2021 sampai 2023, dan khususnya untuk tahun 2023.
"Kegiatan refleksi akhir tahun itu mencakup tiga program utama pemerintah, yaitu pengendalian banjir dan pembangunan infrastruktur, tata kota, serta pembangunan dan pengembangan ekonomi masyarakat," paparnya.
Andi Harun menyatakan bahwa dalam video tersebut, ia sedang memberikan pidato pembuka sebelum memulai presentasi materi. Ia mencari-cari nama pimpinan DPRD yang hadir dalam acara tersebut tetapi tidak menemukannya, serta tidak mengetahui apakah pimpinan DPRD diundang atau tidak.
"Pertemuan ini sangat terbuka," tegasnya.