Comscore Tracker

Tips Memberikan Obat lewat Anus saat Anak Kejang, Jangan Sampai Salah!

Teknik ini termasuk pertolongan pertama kejang pada anak

Kejang merupakan gejala yang cukup sering dialami oleh anak. Mengutip data dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), 1 dari 10 orang di seluruh dunia pasti pernah mengalami kejang selama hidupnya.

Banyak orang tua yang panik ketika melihat anaknya kejang. Padahal, mereka berperan penting dalam pertolongan pertama ketika masalah ini terjadi di rumah. Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah dengan memberikan obat antikejang kepada anak.

Obat antikejang biasanya dimasukkan ke dalam anus atau disebut juga obat per rektal. Buat kamu yang belum tahu cara pemakaiannya, ikuti langkah-langkah pemakaiannya berikut ini.

1. Atur tubuh anak ke posisi yang nyaman

Tips Memberikan Obat lewat Anus saat Anak Kejang, Jangan Sampai Salah!posisikan tubuh anak menyamping (pexels.com/Ryutaro Tsukata)

Saat mengalami kejang, tubuh anak akan bergerak tanpa kendali. Jadi sebelum bisa fokus memasukkan obat, kamu harus pastikan tidak ada benda-benda di sekitar yang berpotensi tersenggol oleh guncangan tubuh anak. Selanjutnya, posisikan badan mereka menyamping dan turunkan celana hingga di bawah bokong.

Posisi ini akan membantu obat lebih mudah masuk ke dalam dubur. Selain itu menurut tulisan "First Aid: Seizures" yang diterbitkan oleh KidsHealth, posisi tubuh menyamping bisa mencegah anak tersedak air liurnya sendiri.

2. Siapkan kemasan obat kejang per rektal

Tips Memberikan Obat lewat Anus saat Anak Kejang, Jangan Sampai Salah!contoh kemasan diazepam rektal (www.adlershop.ch/Adler Apotheke)

Obat kejang rektal biasanya tersedia dalam bentuk tabung kecil. Pertama-tama, kamu harus membuka segel penutupnya terlebih dahulu. Segel ini biasanya terletak di ujung tabung obat.

Baru setelah itu, tabung obat bisa dimasukkan secara lembut ke dalam dubur. Untuk mempermudah, kamu bisa mengoleskan minyak bayi atau cairan pelumas lain ke ujung tabung. Menambahkan informasi dari laman HealthHub, kamu dapat memasukkannya minimal setengah dari panjang leher tabung.

Baca Juga: KPK Periksa Ketua DPC Demokrat Samarinda Terkait Kasus Bupati Penajam

3. Pencet tabung hingga seluruh obat keluar

Tips Memberikan Obat lewat Anus saat Anak Kejang, Jangan Sampai Salah!membuka tutup kemasan obat kejang rektal (youtube.com/Bukan Perawat Biasa)

Obat kejang per rektal ini biasanya tersedia dalam dua jenis dosis, yaitu 2,5 mL (atau 5 mg) dan 5mL (atau 10mg). Berdasarkan "Konsensus Penatalaksanaan Kejang Demam" terbitan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dosis 2,5mL dipakai jika berat anak di bawah 10kg. Jika berat anak melebihi 10kg, gunakan dosis 5 mL.

Kamu bisa mengeluarkan obat dengan memijat badan tabungnya. Karena dosis obat dalam kemasan sudah dirancang untuk satu kali pakai, pastikan kamu menekan tabung sampai habis.

4. Jangan langsung menarik tabung obat keluar

Tips Memberikan Obat lewat Anus saat Anak Kejang, Jangan Sampai Salah!jangan langsung menarik obat setelah dipencet (youtube.com/ Wisconsin DPI)

Menurut jurnal Pediatrics and Neonatology tahun 2011, obat diazepam kebanyakan terserap dalam waktu singkat (di bawah 6 menit). Saat obat sudah masuk seluruhnya, rapatkan kedua bokong anak dan pertahankan tabung di dalam dubur selama 3 - 5 menit.

Ketika akan menarik tabung, kamu harus tetap sambil menekan bagian badan tabung. Jika kamu langsung menariknya keluar, ditakutkan ada sebagian cairan obat yang terhisap kembali ke tabung kosong tersebut.

5. Pantau kondisi anak

Tips Memberikan Obat lewat Anus saat Anak Kejang, Jangan Sampai Salah!segera bawa ke rumah sakit jika kondisi anak tidak membaik (unsplash.com/camilo jimenez)

Kamu harus tetap berada di dekat anakmu dan mengawasi kondisinya setelah diberikan obat. Bila diperlukan, obat rektal ini sebenarnya bisa diulang setiap 5-10 menit hingga kejang pada anak berhenti.

Namun mengacu pada rekomendasi dalam konsensus kejang demam IDAI, anak sebaiknya dibawa ke rumah sakit jika kejang terus terjadi selama 5 menit atau lebih. Di rumah sakit, dokter dapat memberikan penanganan yang lebih intens serta mencari tahu penyebab kejang pada anak tersebut.

Meski terlihat rumit, teknik pemberian obat kejang melalui anus ini sebaiknya dikuasai oleh para orang tua. Dengan banyaknya latihan dan wawasan, kamu bisa tetap tenang meski kelak menghadapi anak yang kejang.

Baca Juga: 9 Ide Padu Padan Outfit untuk Bukber, Simple dan Keren!

Leonaldo Lukito Photo Community Writer Leonaldo Lukito

Interested in Health and Medicine

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Izza Namira
  • Linggauni

Berita Terkini Lainnya