Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Fakta Menarik Kicuit Putih, Burung Migran yang Adaptif di Berbagai Habitat

Kicuit putih.
Kicuit putih (commons.m.wikimedia.org/Stephan Sprinz)

Kicuit putih merupakan burung pemakan serangga yang memiliki wilayah sebaran sangat luas. Burung dengan nama ilmiah Motacilla alba ini termasuk dalam famili Motacillidae dan dikenal memiliki beberapa subspesies dengan variasi ukuran serta warna bulu.

Kicuit putih memiliki panjang tubuh sekitar 16–19 sentimeter dengan berat rata-rata 25 gram. Salah satu ciri khasnya terlihat saat mencari makan di permukaan tanah. Burung ini menangkap mangsa dengan cara berlari cepat, bahkan sesekali melompat ke udara untuk menyambar serangga yang sedang terbang.

1. Wilayah penyebaran kicuit putih

Kicuit putih.
Kicuit putih (commons.m.wikimedia.org/Zeynel Cebeci)

Kicuit putih berkembang biak di hampir seluruh wilayah Eurasia, kecuali kawasan Arktik. Selain itu, burung ini juga ditemukan di pegunungan Maroko serta bagian barat Alaska. Meski banyak hidup di daerah beriklim sejuk seperti Eropa Barat dan kawasan Mediterania, kicuit putih dikenal sebagai burung migran yang berpindah ke wilayah lain saat musim tertentu.

Mengutip Animalia, kicuit putih mampu beradaptasi di beragam habitat, kecuali gurun. Burung ini dapat dijumpai di padang rumput, pantai berbatu maupun berpasir, tepian sungai dan danau, lahan pertanian, kebun, hingga taman. Bahkan, kicuit putih kerap terlihat di kawasan perkotaan maupun pedesaan.

2. Kicuit putih adalah karnivora

Kicuit putih.
Kicuit putih (commons.m.wikimedia.org/Zeynel Cebeci)

Kicuit putih termasuk burung karnivora yang mengandalkan serangga sebagai sumber makanan utama. Mereka memangsa berbagai jenis serangga darat dan air, serta invertebrata kecil lainnya.

Menu makanannya meliputi kumbang, capung, siput kecil, laba-laba, cacing, krustasea, hingga lalat. Aktivitas mencari makan biasanya dilakukan pada siang hari, baik di darat, perairan dangkal, maupun dengan terbang rendah di atas permukaan air.

3. Kicuit putih bermigrasi

Kicuit putih.
Kicuit putih (commons.m.wikimedia.org/Andrea Trepte)

Sebagai burung migran, kicuit putih melakukan perjalanan jarak jauh untuk bertahan hidup. Populasi yang berkembang biak di Eropa Utara biasanya menghabiskan musim dingin di kawasan Mediterania serta wilayah tropis dan subtropis Afrika.

Sementara itu, kicuit putih yang berasal dari Asia bermigrasi ke Timur Tengah, India, dan Asia Tenggara. Adapun populasi di Amerika Utara tercatat menghabiskan musim dingin di kawasan tropis Asia.

4. Bagaimana cara berkomunikasi kicuit putih?

Kicuit putih.
Kicuit putih (commons.m.wikimedia.org/Marius Vassnes)

Dalam berkomunikasi, kicuit putih mengandalkan vokalisasi dan gerakan tubuh. Saat merasa terancam, burung ini akan mengembangkan bulu, mengangkat ekor, serta menghadapkan dada hitamnya ke arah penyusup sebagai bentuk peringatan.

Kicuit putih juga mengeluarkan suara melengking yang khas, seperti “tslee-wee” atau “tslee-vit”, sebagaimana dilansir Kidadl.

Dalam keseharian, kicuit putih lebih sering terlihat sendirian atau berpasangan. Namun saat musim migrasi, mereka dapat berkumpul dalam kelompok besar, baik ketika mencari makan maupun bertengger bersama di malam hari.

5. Kicuit putih biasa terlihat sendiri atau berpasangan

Kicuit putih.
Kicuit putih (pixabay.com/Johnny px)

Kicuit putih merupakan burung monogami yang membentuk ikatan jangka panjang dengan pasangannya. Musim kawin berlangsung antara April hingga Agustus. Pada fase ini, jantan dan betina bekerja sama membangun sarang.

Jantan biasanya memulai pembangunan sarang, sementara betina menyempurnakannya. Sarang terbuat dari ranting, rerumputan, dedaunan, dan bagian tanaman lainnya.

Betina akan bertelur sebanyak 3–8 butir. Proses pengeraman berlangsung selama 12–16 hari dan dilakukan oleh kedua induk. Anak-anak burung kemudian diberi makan hingga usia 12–15 hari, bahkan perawatan masih berlanjut hingga beberapa minggu setelahnya.

6. Sistem perkawinan kicuit putih

Kicuit putih.
Kicuit putih (pixabay.com/DerWeg)

Meski berukuran kecil, kicuit putih dikenal tangguh. Saat musim kawin, burung ini dapat bersikap agresif dan tidak ragu mengusir burung lain, bahkan yang berukuran lebih besar, demi mempertahankan wilayahnya.

Untuk menarik perhatian betina, jantan kicuit putih akan melakukan berbagai cara, mulai dari pertunjukan terbang, bernyanyi, hingga memberikan makanan kepada pasangannya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sri Gunawan Wibisono
EditorSri Gunawan Wibisono
Follow Us

Latest Life Kalimantan Timur

See More

Fakta Menarik Kicuit Putih, Burung Migran yang Adaptif di Berbagai Habitat

17 Jan 2026, 13:00 WIBLife